SIMALUNGUN,SENTERNEWS
Pelaku aksi percobaan perampokan Mini Market Alfamart Karangsari, Jalan Anjangsana Huta 4 Nagori Karangsari, Kec. Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun yang membuat karyawannya luka-luka masih tetap diburu.
Kapolsek Bangun, IPTU Esron Siahaan juga mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari pihak Alfamart dan melakukan identifikasi. “Kita masih tetap melakukan pengejaran ,” katanya, Minggu (24/3/2024).
Dijelaskan, aksi percobaan perampokan counter Alfamart itu sebenarnya gagal. Pasalnya, Fitrah Awaludin (27) sebagai karyawan yang diancam pakai golok, melawan meski akhirnya mengalami luka-luka, Kamis (21/3/2024) sekira jam 23. 30 WIB.
Bahkan, sesuai hasil rekaman CCTV yang telah menyebar melalui media sosial, aksi tersebut berawal saat seorang pengendara sepeda motor yang mengenakan helm tertutup masuk ke counter Alfamart yang bersiap-siap untuk tutup, sekira jam 23.08 WIB.
Kemudian, saat mendekati seorang karyawan, Fitrah Awaludin, lehernya langsung dipegang dan diancam menggunakan senjata tajam. Selanjutnya, pelaku yang mengenakan kemeja kotak-kotak abu-abu terlihat membawa korban keliling mini market dan minta supaya korban menunjukan di mana posisi brangkas.
Namun, ketika berjalan beberapa langkah, korban melakukan perlawanan dan terjadi perkelahian. Saat terjadi perkelahian itu, pelaku mengayunkan senjata tajam tetapi berhasil ditangkis dengan menggunakan tangan kiri yang akhirnya luka-luka kena bacok.
Mendengar suara ribut-ribut, seorang karyawan perempuan Sulis (23) yang baru keluar dari ruangan lain, melihat kejadian itu dan berteriak. Tak ingin, aksinya diketahui, pelaku akhirnya melarikan diri tanpa membawa hasil.
Selanjutnya, Fitrah Awaludin sebagai korban harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Horas Insani Kota Siantar. “Korban dibacok pada bagian tangan karena korban mengaku tidak memegang kunci brankas yang diminta pelaku,” kata Kapolsek.
Dari hasil identifikasi pihak Polsek Bangun, pelaku mengenakan pakaian kotak-kotak dan celana panjang lea langsung. Sedangkan langkah investigasi yang dilakukan, menggambar sketsa TKP, dan mencatat kesaksian dari saksi-saksi.
“Rencana tindak lanjut termasuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap saksi dan korban, serta upaya pencarian atau memburu dan penangkapan pelaku,” ujar IPTU Esron Siahaan, menyampaikan komitmen pihak kepolisian dalam menanggapi kejadian ini.(In)






