SIMALUNGUN,SENTERNEWS
Mayat seorang perempuan ditemukan di dalam kamar kost ,Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Lingkungan Mangadei, Kelurahan Pematang Raya, Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun, Rabu (4/4/2024) sekira jam 13.00 WIB.
Mayat perempuan yang teridentifikasi bernama Nia Ramadhani (38) itu diketahui berprofesi sebagai wiraswasta, beralamat di Huta III Nagori Marihat Bukit, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.
Temuan mayat tersebut pertama kali diketahui Ayu Sundari yang hendak mengajak korban mencari sarapan sekira jam 10.00 WIB. Namun, ketika pintu kamar yang terkunci diketuk, tidak ada respon. Untuk itu, saksi yang tiada lain adalah teman korban, pergi sendiri mencari serapan.
Selanjutnya, sekira jam 13.00 WIB, Rinal Purba kembali membangunkan korban di kamarnya dan tetap tidak ada sahutan dari bagian dalam. Karena situasi tersebut, saksi akhirnya mulai curiga dan memberitahukan masalah itu kepada sejumlah saksi lainnya seperti Hotdin Saragih dan Rita Manurung.
Selanjutnya, para saksi itu sepakat mendobrak pintu kamar korban. Setelah pintu dibuka, korban ternyata dalam keadaan telungkup tak bergerak dengan pakaian tidur. Bahkan sudah tidak bernyawa.
Temuan itu akhirnya disampaikan kepada pihak kelurahan dan sampai kepada Polsek Raya yang meluncur ke lokasi bersama Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Simalungun. Dipimpinan AKP SP Siringo-Ringo SH. Termasuk berkoordinasi dengan Puskesmas Raya serta Unit Inafis Polres Simalungun.
Setelah dilakukan olah TKP, korban akhirnya dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Djasamen Sarahih Kota Siantar. Sementara, terungkap tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban Ramadhani.
Terkait dengan peristiwa tersebut, belum diketahui penyebab kematian korban. Karenanya, warga Pematang Raya diharap tidak cepat membuat kesimpulan dan menunggu keterangan lebih lanjut dari proses penyelidikan yang masih berlangsung.
Hal itu disampaikan AKP SP Siringo-Ringo SH sembari mengatakan bahwa personel P:olsek Raya juga meningkatkan patroli dan pengamanan di lingkungan sekitar. Menjamin keamanan warga dan mencegah penyebaran informasi yang tidak bertanggung jawab.
“Kami bekerja sama dengan semua pihak termasuk pihak Puskesmas untuk mengungkap kejadian ini,” ujar AKP SP Siringo-Ringo SH. (In)






