SIMALUNGUN, SENTERNEWS
Kapolres Simalungun AKBP Choky Sentosa Meliala SIK SH MH mengingatkan tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat narkotika. Apalagi mendukung jaringan narkotika. Personel harus bersih dan menjadi contoh yang baik.
“Tidak boleh ada duri dalam daging di institusi kita,” tegas Kapolres Simalungun melalui arahannya untuk memperkuat pemberantasan narkotika kepada Personel Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Simalungun. Berlangsung di Kantor Sat Resnarkoba Polres Simalungun, Pamatang Raya, Kabupaten Simalungun, Selasa (23/4/ 2024).
“Tidak hanya meningkatkan jumlah tangkapan. Namun juga kualitas dari operasi harus kita tingkatkan. Target operasi harus jelas dan strategis. Sehingga hasil yang dicapai bisa maksimal, untuk bersih dari narkoba” tegas AKBP Choky.
Dijelaskan juga tentang pentingnya sinergi internal serta kerjasama antar lembaga untuk mencapai target pemberantasan narkotika. Keberhasilan dalam memerangi narkotika tidak hanya diukur dari banyaknya kasus yang diselesaikan. Tetapi juga seberapa efektif upaya mencegah narkotika menyebar ke masyarakat.
Kapolres Simalungun berfokus pada Implementasi “Program 5 Prioritas Kita Polda Sumatera Utara,” yaitu Narkotika Musuh Kita Bersama,”. Tujuannya mengoptimalkan fungsi serta kinerja personel di unit Narkoba.
“Semua personel harus mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan, bertindak sesuai aturan, tidak ada tindakan yang dilakukan sembarangan atau tanpa dasar hukum yang jelas,” katanya yang juga mengumumkan akan melakukan pengecekan urin secara mendadak untuk memastikan bahwa seluruh anggota bebas dari penggunaan Narkoba.
“Ingat, rekan-rekan semua digaji oleh Polri untuk melayani masyarakat, jangan sampai ada yang mencoreng nama baik institusi kita. Kita akan lakukan pengecekan urin mendadak sebagai bentuk pencegahan dan pengawasan,” jelas AKBP Choky.
Kegiatan itu turut dihadiri, Kabag SDM Polres Simalungun KOMPOL Gandhi Hutagaol, SH, Kasat Narkoba Polres Simalungun AKP Irvan Rinaldy Pane, dan sejumlah pejabat kunci lainnya dari Sat Resnarkoba.
Kegiatan dimaksud diharap meningkatkan kewaspadaan dan kapasitas para personel dalam menangani persoalan narkotika yang kian kompleks. Sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang bebas dari pengaruh Narkoba. (In)






