Senter News
Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS SIANTAR-SIMALUNGUN
Sejumlah masyarakat saat mengeluhkan soal Bannsos 
Foto: IN

Sejumlah masyarakat saat mengeluhkan soal Bannsos Foto: IN

Orang-Orang Miskin Berkeluh Kesah Soal Bantuan Bansos

Penulis: Redaksi Senternews.com
9 Desember 2022 | 11:16 WIB
Rubrik: SIANTAR-SIMALUNGUN
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTER NEWS
Orang-orang miskin berkeluh kesah soal bantuan sosial dari pemerintah yang tidak tepat sasaran. Pasalnya, ada masyarakat berekonomi tergolong memadai malah mendapat. Tapi, yang benar-benar miskin dan layak, malah tidak mendapat bantuan.

Hal itu disampaikan sejumlah warga Kelurahan Siopat Suhu dan beberapa kelurahan dari Kecamatan Siantar Timur, kepada Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak (Dinsos P3A), Pariaman Silaen, Camat Siantar Timur M Zebua dan Lurah Siopat Suhu WR Mongonsidi.

Berlangsung saat dilakukan reses anggota DPRD Siantar, Netty Sianturi. Bertempat di halaman salah satu rumah warga, Jalan Siantar Timur, Kelurahan Siopat Suhu, Kamis (8/12/2022) sekira jam 14.00 Wib.

“Saya orang susah, dulu dapat beras miskin sekarang tak dapat. Begitu juga BPJS Kesehatan sudah tak ada. Padahal, saya juga janda dan kaki sudah payah jalan dan saya punya kartu merah putih.” ujar salah seorang ibu rumah tangga, Marince Sianturi (62) warga Mual Nauli.

Lebih lanjut, dikatakan, saat beras miskin disalurkan, tetangganya yang ekonomi lebih baik dan punya suami yang bekerja malah mendapat.”Kalau tetangga saya mendapat beras, saya hanya melihat-lihat. Tolong saya pak supaya dapat beras dan saya pantas mendapatkan beras,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan warga, Pariaman Silaen mengatakan, soal warga yang tidak lagi mendapat beras miskin dan BPJS Kesehatan meski sebelumnya mendapat, Pariaman Silaen langsung meminta data seperti foto copy KTP, Kartu Keluarga dan kartu Merah Putih yang ternyata sudah dipersiapkan warga tersebut.

“Terimakasih, data-data ini kami terima dan akan kami periksa dikantor,” ujar Pariaman Silaen yang juga meminta nomor handphone warga dimaksud. Selanjutnya kembali mengatakan agar warga bersabar karena akan diproses, “Ibu bersabar ya,” ujarnya.

Masih soal bantuan kepada orang miskin. Nurita Tarigan yang bersama  suaminya menjadi pedagang makanan keliling, mengaku pernah mengajukan permohonan mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada Tenaga Kerja Sukarela Kecamatan (TKSK). Karena, ada tiga orang anaknya masih bersekolah.

“Beberapa kali saya jumpai TKSK itu, dibilang sabarlah. Sabarlah. Tapi, sampai anak saya tamat SMA, bantuan tak juga dapat. Saya sedih padahal ada dua orang anak saya masih sekolah,” ujar boru Tarigan.

Hal paling mencengangkan disampaikan warga yang memiliki cacat kaki. “Nama saya Gustaf pincang-pincang Sirait dan tidak punya pekerjaan,” ujarnya sembari mengatakan punya anak tiga dan istri bekerja sebagai pembantu rumah tangga bergaji Rp 500 ribu perbulan.

Apabila malam hari tiba, lelaki berusia sekira 55 tahun itu mengaku harus berpikir keras bagaimana mengongkosi anaknya sekolah sebesar Rp 25 ribu setiap pagi. Untuk itu, mohon bantuan becak mesin. Selain bisa mengantar anak sekolah agar biaya ongkos anak lebih ringan, juga bisa dijadikan kenderaan untuk mencari nafkah.

Tokoh masyarakat, Betsar Saragih mengatakan banyak probema tentang Bansos. “Kalau RT datang melakukan pendataan, masyarakat berlomba lomba menjadi orang miskin. Bahkan, ada orang kaya mengaku jadi miskin supaya dapat bantuan,” ujarnya.

Untuk mengadopsi berbagai keluh kesah orang miskin terkait dengan Bansos tersebut, Pariaman Silaen menyampaikan berbagai kendala teknis. Untuk itu, pihak kelurahan dan camat diminta melakukan pendataan terbaru melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel).

“Semua ang sudah disampaikan akan ditindaklanjuti. Tapi, kita harap warga bersabar karena ada prosesnya. Kita hanya menyampaikan data. Sedangkan penentunya adalah Kementrian Sosial,” ujar Pariaman Silalen. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Pembina Apel Pagi Gabungan: “Mohon Maaf Lahir dan Batin”

30 Maret 2026 | 15:45 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS Pasca menjalani libur bersama dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, Aparatur Sipil Negara...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun: Fighting Championship Sangat Positif dan Perlu Didukung

30 Maret 2026 | 07:43 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih yang membuka dan menyaksikan ajang olahraga bela diri Jawara Fighting Championship...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Tiga Maling Sepeda Motor Diringkus Polsek Bangun

27 Maret 2026 | 19:46 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS Tiga maling sepeda motor atau pelaku curanmor yang terdiri dari  tiga pria, berhasil diringkus personel Polsek Bangun, Polres...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Di Raya Kahean: Rumah Ditinggal Pemilik Ludes Terbakar

26 Maret 2026 | 21:10 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS Satu unit rumah milik warga berinisial PS yang pergi merantau di Dusun Kampung Kelapa, Nagori Durian Banggal, Kecamatan...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Jalan Lintas Saribu Dolok Amblas, Kapolres Simalungun Tinjau Lokasi

26 Maret 2026 | 18:09 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS Para pengendera diminta waspada saat melintasi  Jalan Lintas Saribu Dolok, Nagori Raya Usang, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun. Pasalnya,...

Read moreDetails
Keluarga korban meneken surat pernyataan
SIANTAR-SIMALUNGUN

Sopir Truk Meninggal di Jok Depan, Polsek Dolok Pardamean Lakukan Olah TKP

26 Maret 2026 | 07:47 WIB

SIMALUNGUN,SENTERNEWS Masyarakat heboh saat menemukan seorang sopir tidak bernyawa di jok depan truk BK 8685 TS, saat  parkir di pinggir...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Rumah Praktek Bidan Nyaris Terbakar

30 Maret 2026 | 20:44 WIB
ANEKA RAGAM

Gapura Kelurahan Kristen Ambruk  Ditabrak  Truk

30 Maret 2026 | 18:00 WIB
ANEKA RAGAM

Rangkaian Apel Gabungan, Walikota Siantar Serahkan SK Pensiun ASN

30 Maret 2026 | 15:50 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Pembina Apel Pagi Gabungan: “Mohon Maaf Lahir dan Batin”

30 Maret 2026 | 15:45 WIB
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Setujui Ranperda Insentif Guru Nonfomal dan Perlindungan Tenaga Kerja Lokal

30 Maret 2026 | 15:45 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun: Fighting Championship Sangat Positif dan Perlu Didukung

30 Maret 2026 | 07:43 WIB
SEREMONIAL

Harungguan Bolon, Patampei Sihilap & Marsombuh Sihol P3BP Se-Indonesia: Tn Damar Laut Purba Ajak Bersatu

29 Maret 2026 | 20:48 WIB
ANEKA RAGAM

Konfercab XII Sukses, DPC GMNI Siantar Lahirkan Nahkoda Baru

29 Maret 2026 | 20:41 WIB
ANEKA RAGAM

Kerusakan Jalan Gereja Dibiarkan, KNPI Siantar Desak Pemprov Sumut Lakukan Perbaikan

27 Maret 2026 | 21:40 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Tiga Maling Sepeda Motor Diringkus Polsek Bangun

27 Maret 2026 | 19:46 WIB
ANEKA RAGAM

Guru Agama Non Formal yang Terima Insentif Diusulkan Pengurus Rumah Ibadah  

27 Maret 2026 | 19:20 WIB
ANEKA RAGAM

Pembahasan Ranperda, DPRD Siantar “Debatkan” Persentase Perekrutan Tenaga Kerja Lokal

27 Maret 2026 | 15:16 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata