SIANTAR, SENTERNEWS
Istri Wakil Gubernur Sumatera Utara, Hj Titiek Sugiharti Surya, staf ahli Tim Supervisi PKK Sumatera Utara mengatakan, madu dari hasil peternakan lebah madu Flora Nauli Kota Siantar, paling enak dibanding madu lain yang pernah dirasakannya.
Pernyataan itu disampaikan saat mengunjungi peternakan lebah madu Flora Nauli di Jalan Setia Negara I Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar, Jumat (16/5/2025).
Kehadiran Ny Hj Titiek Sugiharti Surya juga didampingi Ketua TP PKK Kota Siantar Ny Liswati Wesly Silalahi, Kadis Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Siantar, Herbert Aruan dan Camat Siantar Sitalasari Syahrul Ramadan Pane serta pengurus TP PKK Sumut dan Siantar.
Aam Hasanudin sebagai pengelola peternakan lebah madu Flora Nauli, didampingi sang istri Hj Sabariah Harahap SPd anggota DPRD Kota Siantar sert Rohman sebagai tenaga ahli menjelaskan tentang peternakan lebah madu Flora Nauli yang dikelola sejak 2010 di atas lahan sekitar 40 meter kubik dengan 100 koloni (kotak) ternak lebah.
Dijelaskan juga, beternak lebah madu itu mudah dan secara ekonomi sangat menjanjikan. Tidak perlu lahan luas, lebah tidak perlu diberi makan karena mencari makan sendiri sampai sejauh 2 Km dan akan pulang kembali ke koloninya.
Kemudian tidak perlu mengggunakan banyak tenaga kerja. Selain menghasilkan madu, lebah juga menghasilkan propolis dengan kandungan antioksidan, vitamin, mineral serta asam amino esensial sebagai bahan baku obat-obatan dan alat kosmetik.
Rohman mengatakan, lebah madu dapat menghasilkan 20 Kg sampai 30 Kg perbulan dan ada sebulan dua kali panen menghasilkan 60 Kg. Kemudian, disugukan juga beberapa jenis madu hasil peternakan Flora Nauli.
Pada kesempatan itu, Ny Hj Titiek Sugiharti Surya bersama Ny Liswati Wesly Silalahi menyedot madu langsung dari sarang dengan menggunakan pipet. Dan memegang sarang lebah madu ternak.
“Diantara sekian banyak madu yang saya rasakan, madu dari Flora Nauli ini yang paling enak,” kata Ny Hj Titiek Sugiharti Surya sembari mengatakan ada madu memiliki rasa, manis, asam sekaligus pahit.

Aam Hasanudin menjelaskan madu itu dihasilkan Species Geniotriguna Thoracica. Selain itu ada species madu sarang nectar multy flora, madu sarang nectar bunga kaliandra, madu sarang nectar bunga rambutan dan madu sarang nectar bunga liar.
Setelah puas mengamati peternakan lebah madu dan mencicipi berbagai jenis madu, Hj Titiek Sugiharti Surya, Ny Liswati Wesly Silalahi meninggalkan lokasi Flora Nauli.
Sementara, Camat Siantar Sitalasari, Syahrul Ramadan mengaku bangga kepada Hj Titiek Sugiharti Surya dan Ny Liswati Wesly Silalahi yang mengunjungi Flora Nauli.
“Ya, saya bangga dengan kunjungan Ibu Hj Titiek Sugiharti Surya dan Ibu Ny Liswati Wesly Silalahi beserta tombongan ke Flora Nauli di wilayah kerja saya sebagai Camat Siantar Sitalasari,” ujarnya.

Diinformasikan, sebelumnya Ny Hj Titiek Sugiharti Surya dan Supervisi PKK Sumut telah melaksanakan Supervisi Kelurahan Pelaksana Terbaik Tertib Administrasi PKK, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), PKK Halaman Asri, Teratur, Indah dan nyaman (Hatinya) PKK dan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test) Tingkat Provinsi Sumut Tahun 2025.
Kegiatan itu berlangsung di Gedung Serbaguna Pemko Siantar yang juga dihadiri Walikota Siantar, Wesly Silalahi dan Ketua TP PKK Kota Siantar Ny Liswati Wesly Silalahi beserta pengurus TP PKK Kota Siantar lainnya. (In)






