SIANTAR, SENTERNEWS
Anggota DPRD Siantar, Andika Prayogi Sinaga kawatir dengan kualitas proyek fisik yang sedang dalam pekerjaan. Khususnya yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Kota Siantar.
Masalahnya, kondisi iklim Kota Siantar yang sedang dilanda musim hujan seperti saat ini dan diperkirakan akan berlangsung sampai Desember 2025, membuat penyelesaian pekerjaan proyek fisik memiliki banyak terkendala.
“Sekarang sedang musim hujan, proyek yang dikerjakan akan dilakukan dengan buru buru untuk mengejar waktu penyelesaian. Karena, kalau terlambat anggarannya pasti tidak cair. Bahkan, akan dikenakan denda,” kata Andika Prayogi Sinaga dari Komisi III DPRD.
Karena situasi tersebut, sangat memungkinkan pekerjaan tersebut dilakukan dengan buru-buru. Sehingga, hasilnya tidak berkualitas atau asal jadi. Untuk itu, politisi Partai Hanura tersebut mengatakan jangan sempat ada kualitas proyek yang asal jadi.
“Kalau kualitas proyek asal jadi, yang dirugikan tentu rakyat juga. Karena, belum berapa lama digunakan, sudah rusak dan uang negara akan terbuang percuma,” tegas Andika Prayogi yang sudah mengamati sejumlah proyek fisik di sejumlah lokasi kota Siantar.
Untuk melaksanakan fungsi pengawasan sebagai anggota dewan, Andika Prayogi menyatakan harus langsung turun ke lapangan memantau tentang bagaimana penyelesaian proyek yang dikerjakan. “PUPR jangan bermain-main karena masyarakat juga turut melakukan pengawasan dan bukan tidak mungkin dilaporkan ke ranah hukum,” katanya.
Dijelaskan juga, beberapa hari lalu saat dilakukan rapat kerja pembahasan Rancangan APBD Siantar Tahun 2026, Komisi III sudah mengingatkan pihak PUTR untuk memulai pekerjaan proyek sejak dini. Namun, apa yang disarankan Komisi III, sepertinya tidak ditanggapi serius.
“Pantauan di lapangan, masih ada proyek baru dikerjakan. Atau, ada yang belum dikerjakan. Kalau dikerjakan sejak dini atau jauh hari, tentu bisa menghindari musim hujan seperti sekarang. Sehingga, pekerjaannya tidak buru-buru dan kualitasnya juga baik,” tegas Andika Prayogi mengakhiri. (In)






