SIANTAR, SENTERNEWS
Anggota DPRD Siantar, Andika Prayogi Sinaga SE, dari Partai Hanura bersama ratusan masyarakat, mendoakan para korban bencana alam seperti banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat dan berbagai daerah lainnya.
Doa bersama masyarakat yang dipimpin Al Ustadz Rusdi tersebut dipanjatkan saat pembukaan Sosialisasi Produk Hukum Daerah, Perda No 1 Tahun 2022 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP).
Berlangsung di lapangan Kayu, Jalan Gunung Simanuk-manuk, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, Rabu (03/12/2025).
“Kita turut belasungkawa atas banyaknya korban jiwa atau yang meninggal, yang belum ditemukan maupun yang masih mendapat perawatan medis dan kepada seluruh sudara-saudara kita lainnya yang terkena musibah,” kata Andika Prayogi Sinaga di sela-sela kegiatan.
Wakil rakyat yang tergabung di Fraksi Nurani Keadilan DPRD Santar itu berharap kepada pemerintah segera melakukan aksi ekstra cepat memulihkan situasi pasca bencana. Terutama menyalurkan kebutuhan sandang, pangan maupun obat-obatan dan kebutuhan lainnya kepada masyarakat di wilayah bencana.
“Saudara-saudara kita tertimpa musibah itu tentu masih trauma. Ada suami kehilangan istri, istri kehilangan suami. Orang tua kehilangan anak atau anak-anak kehilangan orang tua maupun kehilangan sanak saudara, mereka juga kehilangan harta,” kata pria yang akrab disapa dengan Yogi itu.
Dalam doa yang dipanjatkan bersama masyarakat itu, berharap agar bencana yang berlangsung beberapa hari lalu tersebut menjadi peringatan dan membuat kita menjadi semakin waspada. “Semoga saudara-saudara kita yang tertimpa musibah selalu dalam lindungan Allah, tetap kuat dan sabar,” katanya bernada lirih.
Selain kepada para masyarakat korban bencana agar tetap kuat dan tabah menghadapi cobaan, para petugas penyelamatan di lapangan diharap tetap sehat dan kuat menjalankan tugas kemanusiaan.
Demikian juga kepada petugas yang masih melakukan perbaikan faslitas umum seperti jalan, jaringan listrik maupun jaringan internet yang mengalami kerusakan akibat bencana.
”Semoga bencana yang terjadi merupakan terakhir kali dan tidak terjadi lagi ke depannya,” pinta Yogi mengakhiri. (In)






