SIMALUNGUN, SENTERNEWS
Bencana alam berupa angin puting beliung diiringi hujan deras yang menghantam Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, membuat puluhan rumah warga mengalami kerusakan.
“Kejadian bermula saat hujan deras disertai angin kencang. Angin kemudian berputar dan menyebabkan beberapa atap rumah warga rusak,” ungkap Kapolsek Bangun, AKP Hengky B. Siahaan, Selasa (31/03/2026).
Selain merusak rumah warga, kejadian yang berlangsung, Senin (30/03/2026), malam sekitar pukul 22.30 WIB itu, membuat pohon sejumlah pohon bertumbangan dan sempat mengganggu akses jalan desa. Bahkan, ada menimpa rumah warga.
Meski tidak ada korban jiwa, seorang warga dilaporkan mengalami luka berat tertimpa material bangunan saat angin puting beliung menerjang.
Pagi harinya, Selasa (31/03/2026), personel Polsek bersama Bhabinkamtibmas Nagori Karang Anyar bersama pihak kecamatan dan pemerintah nagori, melakukan pengecekan untuk memastikan kondisi warga pascabencana.
“Kerugian material tercatat cukup besar. Sedikitnya 39 unit rumah mengalami kerusakan berat, sedangkan 42 unit rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Selain itu, satu unit sekolah juga terdampak,” jelas Kapolsek.
Dijelaskan juga, untuk evakuasi rumah yang rusak dan membersihkan pohon-pohon yang tumbang, langsung dilakukan personel Polsek Bangun bersama masyarakat, pemerintah kecamatan, pemerintah nagori, petugas pemadam kebakaran, BPBD, dan Satpol PP.
“Personel bersama masyarakat melakukan pembersihan pohon tumbang dan membantu warga memperbaiki rumah yang terdampak. Ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat,” ungkap Kapolsek.
Pasca bencana, warga dihimbau tetap waspada dan segera melapor apabila ada kondisi darurat. Karena, Polsek Bangun akan terus hadir membantu masyarakat.
Sementara, pasca angin puting beliung, situasi di lokasi bencana dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Warga bersama aparat masih terus melakukan pembersihan serta perbaikan rumah yang mengalami kerusakan. (In)






