SIMALUNGUN, SENTERNEWS
Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih bersama kepala daerah kawasan Danau Toba, bertemu Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.
Berlangsung di tengah hamparan hijau kawasan Danau Toba, Kabupaten Humbang Hasundutan, Rabu (01/04/2026)
Pertemuan itu untuk membahas pengembangan pertanian berbasis Kecerdasan Buatan (AI) yang diharapkan mengubah wajah pertanian di wilayah tersebut. Rapat dirangkaikan dengan meninjau kawasan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2).
Bersama Ketua DEN, Bupati Simalungun Dr H Anton Achmad Saragih Anton menelusuri setiap sudut kawasan yang dirancang khusus sebagai pusat riset dan pengembangan komoditas hortikultura unggulan.
Termasuk tentang kesiapan pembangunan infrastruktur yang kelak akan berubah menjadi jantung penggerak bioekonomi. Berakar pada potensi lokal yang kaya.
Bupati Simalungun menekankan bahwa pemanfaatan teknologi AI bukan sekadar tren, melainkan langkah strategis yang sangat dibutuhkan.
Teknologi itu dikatakan sebagai kunci meningkatkan produktivitas, menciptakan efisiensi, dan menaikkan kualitas hasil panen hingga ke tingkat yang lebih tinggi.
Kawasan Danau Toba, dengan segala keindahan dan kesuburan tanahnya, dinilai memiliki potensi luar biasa untuk diubah menjadi pusat pertanian modern yang terintegrasi dengan teknologi canggih.
Keberhasilan visi besar itu tentu tidak dapat berdiri sendiri. Karena, Bupati Simalungun menyatakan pentingnya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, lembaga riset, dunia industri sampai masyarakat setempat.
Kolaborasi itu diharap mampu melahirkan inovasi-inovasi cerdas yang memadukan kearifan lokal dengan kemajuan teknologi masa kini.
Bupati mengatakan pengembangan TSTH2 diharapkan menyentuh kehidupan nyata masyarakat, membawa dampak positif pada pemberdayaan dan kesejahteraan warga di sekitar Danau Toba.
“Kami berharap dukungan dari pemerintah pusat melalui Dewan Ekonomi Nasional dapat mempercepat realisasi berbagai program strategis, baik di Kabupaten Simalungun maupun di kawasan Danau Toba secara keseluruhan,” ungkapnya.
Kunjungan dan diskusi itu menjadi cerminan nyata dari komitmen bersama, menjalin ikatan kolaborasi lintas sektor yang kokoh, siap mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan serta memiliki daya saing yang kuat di mata dunia. (Rm)






