Senter News
Selasa, 31 Maret 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS SIANTAR-SIMALUNGUN

Kenaikan Harga Beras Tak Dinikmati Petani

Penulis: Redaksi Senternews.com
19 Januari 2023 | 20:13 WIB
Rubrik: SIANTAR-SIMALUNGUN
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTER NEWS

Kenaikan harga beras yang sudah berlangsung tiga minggu terakhir tenyata tidak turut dinikmati petani padi sawah. Pasalnya, kenaikan tersebut, tidak diiringi dengan kenaikan harga gabah yang saat ini dinilai masih tergolong rendah.

“Wah, kenaikan harga beras tidak membuat petani merasa gembira karena harga gabah dari hasil panen petani masih tergolong rendah,” ujar Sabungan Tampubolon sebagai Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mekar Nauli, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Siantar, Kamis (19/1/2023).

Dijelaskan, saat ini harga gabah basah yang dijual petani kepada agen yang datang langsung ke areal persawahan setelah selesai panen per Kg hanya Rp 4.500. Idealnya harga gabah paling rendah sekitar Rp 5.000. Sehingga, petani mendapat keuntungan yang memadai.

Tampubolon juga menjelaskan, kenaikan harga beras tersebut dikatakan cendrung hanya menguntung para saudagar. Sementara, problema petani bukan hanya soal rendahnya harga gabah. Lebih dari itu juga terkait dengan mahalnya harga pupuk dan obat-obatan.

Kemudian, masalah hama yang menyerang padi sawah seperti saat petani memasuki masa panen beberapa waktu lalu, petani dikatakan mengalami kerugian karena hanya sekitar 30 persen yang berhasil. Padahal, idealnya hasil panen minimal 5 ton per hektar.

“Kalau soal pupuk bersubsidi dari pemerintah tidak bisa diharapkan karena jumlahnya terbatas. Jadi, kita terpaksa harus membeli pupuk non subsidi yang harganya mahal apalagi harga obat-obatan juga mahal. Jadi, kalau harga gabah dinaikkan, petani tentu bisa terbantu atau tidak terlalu berat untuk mengelola pertanian padi sawah,” ujar Tampubolon lagi.

Terkait dengan keberadaan Badan Urusan Logistik (Bulog) dikatakan tidak begitu berarti bagi petani. Bahkan, petani malah enggan menjual gabah kepada Bulog karena harganya malah lebih rendah dibanding dengan harga yang ditetapkan para agen.

“Bagaimana kita mau menjual gabah kepada Bulog karena harganya lebih rendah. Sedangkan kepada agen, selain diambil langsung dari sawah selesai panen, harganya juga lebih tinggi,” ujar Sabungan Tampubolon yang juga Ketua Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A) Mekar Nauli.

Terkait dengan beras impor yang masuk ke Indonesia dan itu lebih banyak berasal dari Thailand, dikatakan tidak harus terjadi kalau petani memang dapat mengelola sawah dengan baik dan pemerintah memperhatikan nasib petani sehingga hasil panen memang memuaskan.

“Kalau nasib kita petani padi sawah ini memprihatinkan. Tapi, beginilah, mau tidak mau kita harus bertahan. Karena mengelola pertanian padi sawah tidak lagi begitu menjanjikan, sawah banyak berubah fungsi menjadi lahan kering menanam tanaman lain seperti palawija,” ujar Tampubolon.

Terpisah, Ali Akbar Siregar sebagai Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Kota Siantar mengatakan, hasil panen padi sawah seluas 1.371 hektar di kota Siantar hanya mampu memenuhi sekitar 30 persen kebutuhan beras dari Kota Siantar. Sehingga, beras dari luar daerah memang masih sangat dibutuhkan.

“Kalau soal rendahnya harga gabah yang ditentukan Bulog, itu kebijakan pemerintah dan wajar petani enggan menjual gabah kepada Bulog karena harga dari para agen atau saudagar yang langsung mengambil gabah dari petani memang lebih tinggi,” ujarnya singkat.

Sementara, soal kenaikan harga beras terjadi secara nasional. Bahkan, di Kota Siantar, masyarakat menengah ke bawah banyak mengeluh. Namun, karena sudah menjadi kebutuhan pokok, terpaksa harus dibeli.

“Kenaikan harga beras sekitar Rp 1000 per kilogram jelas membuat biaya keluarga saya yang berpenghasilan kecil menjadi semakin berat. Tapi, apa mau dibilang,” ujar Naini ibu rumah tangga warga Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur yang biasanya membeli beras Rp 105 ribu untuk ukuran 20 Kg naik menjadi Rp 120 ribu.

Sementara, sejumlah pedagang eceran mengatakan, kenaikan harga beras terjadi karena harga beli naik” Kita beli harganya naik, jadi kita jual eceran juga naik. Sampai kapan harga beras kembali stabil, saya kurang tau,” ujar Tie, pedagang kebutuhan pokok di Kelurahan Tomuan, kecamatan Siantar Timur. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

SIANTAR-SIMALUNGUN

Saat Hujan Tiba Sampai Dini Hari, Kapolsek Tanah Jawa Tangani Pohon Tumbang di Jalan Tanah Jawa-Siantar

31 Maret 2026 | 09:30 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS   Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung SH dan jajaran Polsek Tanah Jawa, Polres Simalungun, turun ke lapangan...

Read moreDetails
Ilustrasi
SIANTAR-SIMALUNGUN

Polres Simalungun: Medsos Bukan Tempat Adu Emosi, Bijaklah Sebelum Bagi Informasi!

31 Maret 2026 | 09:29 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS Di tengah maraknya dan cepatnya penyebaran informasi melalui media sosial (Medsos), Polres Simalungun,  mengimbau berbagai lapisan masyarakat untuk...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Sekitar 24 Jam: Tiga Pria Pembobol Rumah Polwan Dibekuk Polsek Bangun

31 Maret 2026 | 09:29 WIB

SIMALUNGUN,SENTERNEWS Dalam waktu kurang dari 24 jam, jajaran Polsek Bangun Polres Simalungun bekuk  tiga pria yang terlibat kasus pencurian dengan...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Pembina Apel Pagi Gabungan: “Mohon Maaf Lahir dan Batin”

30 Maret 2026 | 15:45 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS Pasca menjalani libur bersama dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, Aparatur Sipil Negara...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun: Fighting Championship Sangat Positif dan Perlu Didukung

30 Maret 2026 | 07:43 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih yang membuka dan menyaksikan ajang olahraga bela diri Jawara Fighting Championship...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Tiga Maling Sepeda Motor Diringkus Polsek Bangun

27 Maret 2026 | 19:46 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS Tiga maling sepeda motor atau pelaku curanmor yang terdiri dari  tiga pria, berhasil diringkus personel Polsek Bangun, Polres...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Lakukan Kekerasan dan Rusak Barang Lansia, Oknum Pegawai RS Harapan Dituntut 5 Bulan Penjara

31 Maret 2026 | 16:59 WIB
ANEKA RAGAM

Suami “Sadis” Sayat Wajah Sang Istri, Berujung ke Polisi   

31 Maret 2026 | 16:58 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Saat Hujan Tiba Sampai Dini Hari, Kapolsek Tanah Jawa Tangani Pohon Tumbang di Jalan Tanah Jawa-Siantar

31 Maret 2026 | 09:30 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Polres Simalungun: Medsos Bukan Tempat Adu Emosi, Bijaklah Sebelum Bagi Informasi!

31 Maret 2026 | 09:29 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Sekitar 24 Jam: Tiga Pria Pembobol Rumah Polwan Dibekuk Polsek Bangun

31 Maret 2026 | 09:29 WIB
ANEKA RAGAM

Rumah Praktek Bidan Nyaris Terbakar

30 Maret 2026 | 20:44 WIB
ANEKA RAGAM

Gapura Kelurahan Kristen Ambruk  Ditabrak  Truk

30 Maret 2026 | 18:00 WIB
ANEKA RAGAM

Rangkaian Apel Gabungan, Walikota Siantar Serahkan SK Pensiun ASN

30 Maret 2026 | 15:50 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Pembina Apel Pagi Gabungan: “Mohon Maaf Lahir dan Batin”

30 Maret 2026 | 15:45 WIB
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Setujui Ranperda Insentif Guru Nonfomal dan Perlindungan Tenaga Kerja Lokal

30 Maret 2026 | 15:45 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun: Fighting Championship Sangat Positif dan Perlu Didukung

30 Maret 2026 | 07:43 WIB
SEREMONIAL

Harungguan Bolon, Patampei Sihilap & Marsombuh Sihol P3BP Se-Indonesia: Tn Damar Laut Purba Ajak Bersatu

29 Maret 2026 | 20:48 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata