SIANTAR, SENTER NEWS
Pasca unjuk rasa ke kantor DPRD Siantar soal sengketa lahan PTPN III, di Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari, Rabu (1/2/2023) lalu, Forum Tani Sejahtera Indonesia (Futasi) mendatangi Komisi I DPRD Siantar, Senin (20/2/2023).
Tujuan kedatangan Futasi dengan ketua Tiomerli Sitinjak, sekretaris H Haloho bersama warga yang juga didampingi Front Gerilyawan Siantar (FGS) itu, untuk menagih janji tindaklanjut kapan DPRD Siantar melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP).
“Waktu kita dari Front Gerilyawan Siantar unjuk rasa ke DPRD Siantar awal bulan Februari lalu, DPRD Siantar menjanjikan akan mengelar RDP untuk membahas aspirasi yang kita sampaikan,” ujar Ferry Panjaitan dari FGS di ruang Komisi I I DPRD Siantar.
Dikatakan , Futasi mendesak agar dilakukan RDP karena aksi kekerasan dari pihak PTPN III di kelurahan Gurilla khususnya, masih terus terjadi. Selain itu, terjadi juga perusakan lahan pertanian warga. Kalau hal itu terus dibiarkan, rakyat akan kehilangan nafkah dari hasil pertanian. Sehingga, rakyat tetap menjadi korban.
“Kita mendesak segera dilakukan RDP supaya masalahnya tidak berlarut-larut dan rakyat toidak jadai korban,” ujar Ferry Panjaitan sembari menjelaskan, proses terbitnya HGU PTPN 3 memiliki cacat administrasi karena memiliki kejanggalan. Bahkan, Futasi memiliki data tersebut dan sudah diserahkan kepada Komisi I.
Sementara, karena tidak ada agenda menerima kedatangan Futasi yang terdiri dari enam orang, Komisi I dengan Ketua Andika Prayogi Sinaga SE didampingi Bintar Saragih dan Ilhamsyah Sinaga, hanya melakukan diskusi ringan.
Usai diskusi, Andika Prayogi Sinaga kepada Senter News membenarkan tidak ada agenda untuk menerima kedatangan Futasi membahas soal sengketa lahan antar pihak Futasi dengan PTPN 3. “Tadi, kita baru selesai RDP membahas soal tanah wakaf Jalan Pane setelah itu warga Futasi datang menemui kita,” ujarnya.
Terkait permintaan Futasi agar DPRD Siantar melalui Komisi I segera melakukan RDP membahas permasalahan sengketa tanah dan kekerasan pihak PTPN 3 terhadap masyarakat Futasi, menurut Andika Sinaga masih menunggu jadwal dari pimpinan DPRD.
“Setelah kelompok Futasi berunjuk rasa beberapa waktu lalu, kita sudah menyerahkan aspirasi mereka kepada pimpinan dewan. Namun, karena belum ada informasi dari pimpinan kapan dilakukan RDP, kita dari Komisi tentu tidak bisa mendahului,” ujar Andika.
Dijelaskan, pimpinan DPRD Siantar saat ini tetap berkordinasi dengan Komisi I. Termasuk soal informasi lahan sengketa tanah yang masih simpang siur. “Mungkin setelah data yang dibutuhkan terkumpul, RDP akan disampaikan pimpinan selanjutnya,” ujar Andika mengakhiri. (In/Amb)






