SIANTAR, SENTER NEWS
Wali Kota Siantar, dr Susanti Dewayani yang gencar menyuarakan program LISA (Lihat Sampah Ambil) ternyata memgabaikan kesejahteraan petugas kebersihan. Khususnya di Kelurahan Bantan, Kecamatang Siantar Barat, Kota Siantar.
Terbukti, dua tenaga kebersihan yang berstatus honor harus mengeluarkan uangnya sendiri apabila kenderaaan roda tiga yang digunakan mengangkut sampah rusak. Kalau tidak diperbaiki, tidak akan bekerja. Bahkan, untuk minyak kenderaan malah ditanggung sendiri.
Seperti pengakuan, Candra (30) yang telah bekerja selama 4 tahun mengumpul sampah dari rumah ke rumah untuk kemudian dibuang ke tempat pembuangan sementara. Karena tidak ada uang minyak dan apabila kenderaan penggangkut sampah rusak harus ditanggung sendiri, terpaksa harus mencari uang sendiri agar tetap bisa bekerja.
“Sepengetahuan saya, biaya perbaikan kendaraan dan uang minyak kenderaan ada. Tapi, saya sendiri tidak pernah menerimanya. Kalau itu saya tanya kepada pihak kelurahan, tidak ada respon,” ujar pria yang harus bekerja tanpa memandang hujan maupun terik matahari itu, Senin (6/3/2023).
Berbeda dengan mengakuan Pii Siregar yang mengumpul sampah menggunakan mobil pikcup di Kecamatan Siantar Barat. Kalau soal uang minyak ada dari pihak kecamatan. Demikian juga kalau kenderaan rusak dan masuk bengkel, ada biaya perbaikan.
Ketika permasalahan Candar dikonfirmasi kepada Sekretaris Lurah Bantan, Edi Sujarwo di kantornya, mengatakan bahwa soal biaya perbaikan kenderaan dan biaya minyak kenderaan itu ada ditanggung pihak Kecamatan Siantar Barat.
“Di Kelurahan Bantan ini ada dua orang petugas kebersihan, Ari dan Candra. Soal biaya perbaikan dan biaya minyak untuk kendaraan roda tiga penggangkut sampah itu semua di keluarkan oleh Kecamatan Siantar Barat,” ujarnya.
Terpisah, Achmad Fauzi Lubis sebagai Sekretaris Camat Siantar Barat, juga mengatakan bahwa biaya perbaikan kendaraan dan biaya minyak tranportasi ada dikeluarkan oleh kecamatan untuk pekerja kebersihan tingkat kelurahan. “Kenapa tidak sampai? Tidak mungkin itu tidak ada,” ujarnya.
Ketika soal dana yang tidak sampai kepada petugas kebersihan di tingkat Kelurahan Bantan itu akan dikonfirmasi kepada Camat Siantar Barat Pardomuan Nasution, Achmad Fauzi Lubis mengatakan bahwa yang bersangkutan berada di luar kota bersama seluruh lurah se Kecamatan Siantar Barat dalam rangka studi tour terkait program giat bersih bersih di seluruh kelurahan Siantar Barat. (Jr)






