SIANTAR, SENTER NEWS
Warga di sekitar salah satu rumah yang sedang menghadapi kemalangan, Jalan Batu Permata, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, tiba-tiba heboh melihat sosok tubuh lelaki tergeletak di bawah papan bunga ucapan berduka cita, Selasa (21/3/2023) sekira jam 07.25 WIB.
Ketika didekati, sosok tubuh lelaki itu ternyata sudah tidak bernyawa dan identitasnya diketahui bernama, Robert Siburian (45) warga Jalan Merbau, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar yang diketahui sebagai mantan sopir.
Jelang beberapa saat, personil dari Polsek Siantar Martoba dibantu personil Tim INAFIS Polres Siantar tiba di TKP setelah dikabari warga setempat untuk melakukan penyelidikan dan olah TKP. Hasilnya, tidak ada ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
Selanjutnya, jasad korban diboyong ke kamar pemulasaraan jenazah RSUD Djasamen Saragih Kota Siantar. Kemudian, istrinya boru Siringo-ringo (43) yang mengetahui suaminya ditemukan tidak bernyawa, tiba di kamar pemulasaraan jenazah RSUD Djasamen Saragih.
Disebutkan, Senin (20/3/2023 kemarin sore, suaminya pergi meninggalkan rumah dengan berjalan kaki. Namun, tidak diketahui kemana tujuannya. “Yang saya tahu kalau pergi dari rumah hanya minum tuak di warung dekat Parluasan Lorong Lima.Tapi semalam nggak tahu mau kemana suamiku ini,” ucap boru Siringo-ringo dengan terisak-isak.
Namun demikian, selama ini korban dikatakan mengidap penyakit jantung. Karena itu, suaminya terpaksa berhenti bekerja sebagai supir. “Selama ini nggak ada kerjanya, lagi pula suamiku sudah pasang ring karena sakit jantung,” tandasnya.
Kapolsek Marnaek Ritonga SH, MH menambahkan, jasad korban tidak dilakukan otopsi atas permintaan pihak keluarga karena yakin korban meninggal karena penyakit jantung yang dideritanya kambuh.
“Keterangan warga di TKP, sebelum tewas korban mau menjumpai temannya. Korban memang punya riwayat sakit jantung, dan makanya pihak keluarga meminta visum luar saja.” kata Ritonga.(Tn)






