SIANTAR, SENTER NEWS
Aksi pencurian truk sampah plat merah BK 8140 WA jenis Colt Diesel jenis Mitsubishi Canter dari halaman kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Jalan Tuan Rondahaim, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar, Selasa (9/5/2023) sekira jam 02.30 WIB, terus dilacak.
“Pemko punya CCTV di setiap perbatasan Kota Siantar yang dapat dipantau dari ruang Command Center Kantor Wali Kota,” ujar Kadis BLH Pemko Siantar, Dedy Tunasto Setiawan di ruang kerjanya, Selasa (9/5/2023) sekira jam 12.30 Wib.
Dijelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan petugas ruang Command Center Kantor Wali Kota itu untuk mengamati setiap truk yang keluar dari Siantar. Bahkan, memberitahu ciri-ciri truk yang dicuri kelompok penjahat berpistol yang ditodongkan kepada seorang penjaga malam, Ferdy Situmorang.
Dedy Tunasto Setiawan memprediksi, truk yang dicuri itu masih berada di Kota Siantar. Namun, kalau dibawa ke luar Siantar besar kemungkinan lebih dulu dipreteli untuk menghilangkan jejak. “Ya, sebelum dibawa ke luar Siantar akan dicincang,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, soal pencurian truk sampah bukan hanya terjadi di Kota Siantar. Beberapa waktu lalu ada dua unit truk sampah milik Pemkab Simalungun yang juga dicuri. Karenanya, bukan tidak mungkin pelakunya merupakan kelompok yang sama.
Dijelaskan, saat kelompok penjahat itu melakukan aksi, sempat terpantau CCTV yang dipasang di depan kantor BLH. Namun, meski jangkauannya sampai ke halaman dan pintu gerbang masuk, gambar pelakunya kurang jelas dan samar karena kejadiannya berlangsung malam hari.
“Ini ada gambar dari CTTV yang kita ambil. Dari kejauhan, seorang pelaku tampak mengarahkan senjata mirip pistol ke bagian halaman kantor yang mengarah kepada penjaga malam yang jaraknya berkisar 10 meter,” ujarnya.
Lebih lanjut dalam CCTV tersebut diketahui, setelah truk dikeluarkan dan masuk ke arah jalan Sisingamangaraja, di belakang truk itu tampak mobil Avanza yang diduga kuat sebagai milik kelompok penjahat yang diperkirakan lima orang
“Kita berharap, petugas di Command Center Kantor Wali Kota berhasil memantau truk yang keluar dari Kota Siantar. Kepolisian juga diharap menemukan truk sekaligus menangkap pelakunya,” ujar Dedy Tunasto Setiawan.
Terpisah, Ferdi Situmorang sebagai penjaga malam, mengaku mengetahui jelas aksi pencurian truk sampah tersebut. Awalnya, sekitar jam 02.30 Wib dini hari, Selasa (9/3/2023) sempat curiga mendengar suara mencurigakan.
Selanjutnya, dari dinding kaca kantor, melihat ada mobil Avanza warna hitam berhenti di depan pintu masuk kantor BLH. Selanjutnya, Ferdi Situmorang (24) keluar dan berdiri di halaman kantor melihat para penjahat akan mengeluarkan truk.
“Saat itu, dari jarak sekitar 10 meter, ada seorang menodongkan senjata seperti pistol kepadaku. Aku langsung mundur dan membangunkan temanku Ferdi Manurung,” ujar Ferdi Situmorang di damping temannya Ferdi Manurung yang malam kejadian itu menemani Ferdi Situmorang.
Dari balik kaca kantor berjarak sekitar 12 meter, Ferdi Situmorang dan Ferdi Manurung menyaksikan truk sampah yang parkir di dekat pintu gerbang dilarikan penjahat. Bahkan, saat akan keluar, truk tersebut sempat menabrak pintu gerbang.
Setelah truk dibawa kawanan penjahat, Ferdi Situmorang dan tamannya langsung keluar dan berteriak “Maling” sekeras-kerasnya. Namun, tidak ada warga yang keluar. Selanjutnya, bersama Ferdi Manurung berlari ke Polsek Siantar Martoba yang tak jauh dari dari kantor BLH. “Ya, kami lari ke kantor Polisi dan melapor kepada piket,” ujarnya.
Sementara, Manotar salah seorang pegawai yang melaporkan aksi pencurian tersebut ke Polsek Siantar Martoba mengatakan, pihak DLH mengalami kerugian sekira Rp 145 juta dan truk itu sudah sekitar lima tahun sebagai asset DLH. “Truk itu dalam keadaan terkunci,” ujarnya.
Seperti berita sebelumnya, pasca kejadian, pihak Polsek Siantar Martoba bersama personel Jatanras Polres Siantar telah melakukan olah TKP. Sekaligus meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Kanit Reskrim Polsek Siantar Martoba, Ipda Sahat Sinaga menjelaskan, pihaknya masih menyelidiki para pelaku dan masih meminta keterangan saksi-saksi setelah kasus pencurian ini dilaporkan. (In)






