SIMALUNGUN, SENTER NEW
Forum Komunikasi Pimpnan Daerah (Forkopimda ) dan Kelompok Tani Kodim 0207/SML, melakukan panen perdana tanaman sorgum di Huta Tangaran Logou, Kelurahan Merek Raya Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Jumat (16/6) sekira jam 09.00 Wib.
Pada kesempatan tersebut, Dandim 0207/Simalungun, Letkol Inf Hadrianus Yossy SB SPem M Han. yang langsung turun melakukan panen perdana sorgum bersama Forkopimda Simaloungun mengatakan bahwa TNI memiliki dua tugas. Yaitu Operasi Militer Perang dan Operasi Militer
“Selain perang dan kegiatan pertanian panen sorgum ini merupakan operasi militer selain perang yaitu membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tegas Dandim sembari mengatakan bahwa tanaman sorgum salah satu makanan yang sangat baik untuk membantu anak kekurangan gizi atau stunting selain makanan yang biasa.
“Kami Kodim 0207/Simalungun baru merintis sehingga tanaman sorgum ini bisa menjadi naik levelnya untuk membantu program-program pemerintah,” ujar Dandim dihadapan para peserta yang hadir.
Diantaranya, Wakil Bupati Simalungun H Zonny Waldy S Sos MM, Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani SH, Kapolres Simalungun diwakili Kabglog Kompol G Damanik. Kepala Bank Indonesia Pematang Siantar Muqurobin.
Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun Drh Resna Siboro, Danramil 14/Raya Kapten Chb BJ Tampubolon dan Danramil 16/ Panei Tongah Kapten Inf Bangsawan Harahap. Pasiter Kodim 0207/Sml Kapten Inf Carles Tarigan. Pasilog Kodim 0207/SML Lettu Inf Surya Darma Siregar.
Kemudian, Kanit Reskrim Polsek Raya Ipda Bernat Napitupulu, Camat Raya SPurba, Lurah Merek Raya Jhon Paskah Sumbayak, Pangulu Dame Raya Arief Saragih, UMKM Simalungun Rode Simbolon dan Kelompok Tani Sabar Tani Merek Raya.
Sementara, Wakil Bupati Simalungun H Zonny Waldy S Sos MM melalui sambutannya menjelaskan, pelaksanaan panen perdana tanaman sorgum di Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun tersebut diinisiasi Rode br Simbolon dari UMKM Simalungun.
“Kami sangat menyambut baik tentang program nasional tentang ketahanan pangan dimana kebutuhan pokok kita ada setiap saat dibutuhkan secara berkelanjutan. Dan, Kabupaten Simalungun melakukan difersifikasi, tidak hanya makan beras tapi ada pakan alternatif sorgum,” ujar Wakil Bupati.
Dijelaskan, sorgum dibudayakan di Simalungun karena memiliki daya adaptasi yang sangat tinggi sampai dengan ketinggian 800 meter di atas permukaan air. Bahkan sorgum memiliki nilai gizi yang sangat tinggi terutama untuk anak-anak yang stunting.
“Di dalam sorgum terdapat zat besi, maknesium, kalium yang sangat tinggi dan sorgum juga sangat baik bagi orang dewasa untuk menjaga kesehatan tulang agar terhindar dari penyakit osteoporosis atau pengapuran tulang dan mengendalikan diabetes,” jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan juga, lahan di Kabupaten Simalungun sangat baik untuk ditanami sorgum. Masalahnya tinggal mempersiapkan sumber daya manusia. Dijelaskana juga, sorgum memiliki keistimewaan yaitu satu kali tanam bisa tiga kali panen dan juga batangnya bisa diolah menjadi gula dan sisa ampasnya bisa dibuat menjadi pakan ternak.
Sementara, Rode Simbolon dari UMKM Simalungun menjelaskan bahwa tanaman sorgum dapat dibuat menjadi bahan dasar untuk pembuatan berbagai jenis kue kering dan kue basah. Bahkan menjadi minuman, puding, tape, rengginang dan aneka kue bolu dan tanaman sorgum dapat dimanfaatkan batangnya sebagai gula kristal sorgum maupun pakan ternak.
Kemudian, Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, Timbul Sibarani melalui sambutannya juga sangat mendukung adanya upaya-upaya dan inovasi-inovasi yang dilakukan kelompok tani. Di Kabupaten Simalungun demi meningkatkan kesejahteraan rakyat dan sebagai bahan pokok pengganti alternatif.
Semenatra, kepala Bank Indonesia Pematang Siantar Muqurobin sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Pemkab Simalungun bersama Kodim 0207 Simalungun. Karena, Bank Indonesia memandang bahwa itu sebuah langkah inovasi yang baik yang terkait dengan pengendalian inflasi tentunya yang dipengaruhi oleh bahan pangan.
“Ke depan, semoga ini menjadi sebuah media untuk kita bersinergi dengan seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pengembangan UMKM,” ujarnya mengakhiri. (Bg)






