SIANTAR, SENTER NEWS
Pemko Siantar berencana menghapus program KPU Pusat terkait anggaran sosialisasi Pilkada 2024 berkisar Rp 200 juta. Kalau dihapus, berarti tidak ada lagi sosialisasi berupa gerak jalan yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih.
Seperti disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Siantar Christian Benny Panjaitan. “Program gerak jalan itu merupakan program nasional yang sudah ditetapkan KPU pusat untuk seluruh kabupaten dan kota se Indonesia,” ujarnya, Selasa (20/6/2023).
Dijelaskan, KPU Siantar mengetahui anggaran sosialisasi itut akan dihapus, setelah dihubungi Kaban Kesbangpol Pemko Siantar, Ali Akbar. “Waktu kita dihubungi, kita katakan bahwa itu merupakan program KPU Pusat,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, kalau anggaran tersebut dihapus, KPU Siantar tentu akan melaporkan ke KPU Pusat. Hanya saja pihak Kespabngpol belum memastikan apakah anggaran itu akan dihapus. Karena, akan dibahas lagi pada rapat anggaran Pemko Siantar.
Lebih lanjut dijelaskan juga, anggaran untuk Pilkada dan Pemilu 2024 yang ditampung pada APBD Siantar 2023 sebelumnya sebesar Rp 35 miliar. Kemudian terjadi pembahasan dan pengurangan menjadi Rp32 miliar.
Selanjutnya, dikurangi lagi terkait anggaran untuk Covid-19 karena Pilkada 2024 diperkirakan tidak akan terjadi. Tapi, kalau ada Covid anggarannya akan ditanggung Pemko. Selanjutnya, karena ada angggaran yang ditampung APBD Sumatera Utara untuk honor adhock, berkurang lagi menjadi Rp 27,4 miliar lebih.
Harapan Komisioner KPU Siantar dan itu sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri, tahun 2023 ini anggaran KPU diharap direalisasi sebesar 40 persen dari anggaran keseluruhan. “Kita minta supaya dilakukan penandatanganan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sebelum bulan September 2023,” ujar Chrisitian Benny Panjiatan mengakhiri.
Sementara, Kakan Kesbangpol Pemko Siantar Ali Akbar Siregar mengatakan, terkait anggaran sosialisasi yang sudah dikoordinasikan dengan KPU Siantar, akan dirapatkan pada badan anggaran Pemko Siantar.
“Kalau soal anggaran 40 persen agar direalisasi untuk tahun 2023, diperkirakan dapat terpenuhi,” ujarnya singkat. (In)






