SIANTAR, SENTERNEWS
Rambo alias DS (38) yang menganiaya korban, Pergaulan Siagian (54) diringkus Tim Opsnal Jatanras Sat Reskrim Polres Siantar saat turun di loket bus KBT di Jalan Parapat, Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Siantar, Sabtu (24/6/2203) pagi.
Penganiayaan yang dilakukan pelaku, warga Jalan Selamat, Lorong IX, Parluasan, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar terhadap korban, Pergaulan Siagian (54), warga Jalan Bahkora II, Kecamatan Siantar Si Marimbun, Kota Siantar cukup parah.
Pelaku memukuli korban saat berjualan di Parluasan, Jalan TB Simatupang, Kelurahan Suka Dame, Kota Siantar itu, menggunakan kayu broti pada bagian kepala sampai berlumuran darah. Sehingga, tak sadarkan diri dan terpaksa diopname di Rumah Sakit Vita Insani Kota Siantar, Jumat (23/6/2023) sekira jam 01.00 WIB dini hari.
Sebelumnya, Rabu (14/6/2023) siang lalu, pelaku bertengkar dengan Andika Siagian, anak kandung korban di Jalan TB Simatupang, Kelurahan Suka Dame, Kecamatan Siantar Utara. Saat itu, pelaku dipukul Andika Siagian pakai kayu. Kemudian, melarikan diri.
Esoknya, Kamis (15/6/2023) malam, pelaku bertemu dengan korban yang sedang berjualan sayur dan pelaku mengingatkan korban supaya menasehati anaknya Andika agar tidak keterlaluan bercandanya.
Namun anaknya Andika yang sedang berada di lokasi melawan. Sehingga, pelaku memukul kepala Andika sampai terjatuh. Melihat situasi tersebut, Rafael Siagian dan Sarno Siagian yang masih keluarga Andika, langsung saja mengeroyok pelaku. Namun, kejadian ini langsung dilerai warga.
Setelah dilerai, pelaku yang meninggalkan TKP mengancam akan melakukan balas dendam. Bahkan, mengancam dan mengingatkan anaknya Andika serta keluarganya supaya berhati-hati.
Selanjutnya, Jumat (23/4/2023) pagi, korban berangkat berjualan sayur. Kemudian, pelaku datang ke Pajak Parluasan, dan masuk ke Terminal Suka Dame untuk mengambil sebatang kayu broti. Kemudian, mendatangi korban saat berjualan sayur.
Saat itulah pelaku langsung memukul kepala korban sebanyak 2 kali pakai kayu broti sampai terjatuh. Parahnya lagi, dengan broti itu juga pelaku kembali lagi memukuli wajah korban sampai berlumuran darah. Sebelum melarikan diri, pelaku masih sempat mengambil potongan broti yang telah patah.
“Jadi pelaku ini habis menganiaya langsung kabur ke rumah keluarganya di Tarutung. Pihak keluarga yang mendengar cerita pelaku baru menganiaya, menyarankan supaya menyerahkan diri,” ucap Ipda Lizar yang menjabat Kanit 1 Jatanras Satu Reskrim Polres Pematangsiantar, Sabtu (24/6/2023) siang.
Selanjutnya pelaku pulang ke Siantar menumpangi Bus KBT. Begitu tiba dan baru turun di loket KBT, langsung ditangkap polisi yang telah menunggu kedatangan pelaku. (Tn)






