SIANTAR, SENTERNEWS
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Samora Kota Siantar melakukan perjalanan atau studi tour religi ke makam Papan Matinggi Barus. Persisnya di desa Penanggahan, Kecamatan Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Perjalanan yang mengikut sertakan puluhan mahasiswa dengan mengambil titik kumpul di kampus STAI Samora, Jalan Kaveleri, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Siantar itu, dilakukan, Jumat (2/9/ 2023) sekira jam 22.00 Wib.
Turut mendampingi, Erayadi M Pd selaku Puket 3 Bagian Kemahasiswaan dan Razaky Frial Chaniago sebagai Ketua Dewan Mahasiswa (Dema). Rombongan tiba di makam Mahligai yang dilanjutkan ke Papan Matinggi Barus , Sabtu (2/9/ 2023) sekitar jam 08.00 Wib.
Dari berbagai informasi yang dihimpun para mahasiswa, pemakaman yang diziarahi itu merupakan makam paling tua yang berada di puncak bukit hijau terpencil dengan ketinggian 3000 meter dari permukaan laut
Untuk menuju ke lokasi, harus melewati jalan setapak melalui jalan desa sekitar ± 200 meter dari jalan raya. Kemudian menaiki tangga yang berjumlah 708 anak tangga.
Untuk mencapai makam Papan Tinggi yang dikenal dengan makam 1000 tangga itu, butuh ketahanan mental yang kuat. Meski ada 4 tempat peristihatan di setiap 150 anak tangga.
Namun, setelah tiba di puncak dengan luas kompleks sekira 40 x 15 meter dikelilingi pagar setinggi 160 Cm, rasa lelah serasa hilang. Apalagi mahasiswa dan mahasiswi disugukan dengan latar belakang panorama kota Barus dan Samudera Hindia nan begitu mempesona.
Erayadi M Pd selaku Puket 3 Bidang Kemahasiswaan menyatakan, untuk mencapai sebuah kesuksesan tidaklah mudah. Tentu butuh perjuangan, pengorbanan, kesungguhan serta keyakinan. Sama halnya dengan melakukan perjalan religi yang tentunya dapat memberi banyak pelajaran dan manfaat.
“Kemudian, dapat mengingatkan kita akan sejarah Rasulullah SAW yang telah melakukan perjuangan besar dalam mengembangkan ajaran Islam sampai ke nusantara khususnya di Barus,” ujar Erayadi M Pd.
Harapannya, semoga perjalanan religi dalam kesungguhan, kegigihan serta perjuangan mahasiswa/i STAI Samora tersebut selalu mendapat ridho Allah SWT.
Sementara, Razaky Frial Chaniago selalu Ketua Dewan Mahasiswa STAI Samora Kota Siantar, juga mengucapkan terimakasih kepada pihak pembina yayasan STAI Samora Drs H Muhammad Nuh Nasution MPd serta Imran Simanjuntak MA selaku ketua STAI Samora Kota Siantar.
“Terimakasih atas apresiasi yang begitu besar yang diberikan kepada mahasiswa dan mahasiswi atas kegiatan studi tour religi yang dilakukan ini dan perjalanan ini tentu sangat bermanfaat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dikatakan merupakan pengalaman berharga bagi mahasiswa dan mahasiswi serta pihak kampus. Semoga pelajaran dan manfaat dari kunjungan tersebut dapat memberi bimbingan dalam perjuangan dan mendapat ridho Allah SWT.
“Semoga juga kegiatan ini berdampak baik untuk seluruh mahasiswa dan mahasiswi di masa akan datang. Terima kasih kepada semua yang terlibat dalam kegiatan ini. Semoga semua selalu dalam lindungan Allah SWT,” kata Razaky Frial Chaniago. (In)






