Senter News
Sabtu, 16 Mei 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Wali Kota di Pasar Horas tinjau penjualan beras

Wali Kota di Pasar Horas tinjau penjualan beras

Harga Melejit, Rakyat Butuh Beras Murah

Penulis: Redaksi Senternews.com
6 Oktober 2023 | 19:31 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR SENTERNEWS  

Kenaikan harga beras membuat beras murah semakin diburu masyarakat berekonomi menengah kebawah. Karena cepat habis dan persediaannya terbatas, pedagang minta kepada pihak Bulog Cabang Siantar agar jatah ditambah.

Pernyataan itu disampaikan, Yuni, seorang pedagang beras di Pasar Horas Kota Siantar kepada Wali Kota, dr Susanti Dewayani yang turun ke Pasar Horas bersama Forkopimda dalam rangka memantau peredaran beras dan harga yang terus naik, Jumat (6/10/2023).

“Sejak harga beras premium naik Rp 13 ribu dan beras medium Rp 14 ribu, permintaan beras murah dengan harga Rp 11 ribu perkilogram meningkat. Persediaan beras dari Bulog sebanyak 2 ton sudah habis dalam tiga hari,” kata pedagang beras Yuni tersebut kepada Wali Kota.

Lebih lanjut pedagang tersebut berharap, supaya jatah beras murah dari Bulog dari 2 ton per minggu ditambah 1 ton lagi. Dijelaskan juga, permintaan beras murah akan berkurang saat pemerintah menyalurkan beras kepada masyarakat prasejahtera.

“Itulah permintaan kami pedagang beras di Pasar Horas ini supaya masyarakat kecil bisa memperoleh beras yang lebih murah. Kalau harga beras premium dan medium pada dasarnya mulai stabil,” kata Yuni lagi.

Mendengar pernyatan itu, Wali Kota tampak mengangguk dan mengatakan kepada pihak Bulog Cabang Kota Siantar yang turut turun ke Pasar Horas supaya memperhatikan permintaan pedagang beras tersebut.

Terkait dengan permintaan pedagang tersebut dikatakan, jatah 2 ton per minggu memang merupakan suatu ketentuan. Namun demikian, tetap akan menjadi pertimbangan.

Sebelumnya, Wali Kota juga melakukan dialog dengan sejumlah pedagang beras di Pasar Horas. Dan berharap supaya tidak ada melakukan penumpukan. Apalagi saat menjelang Ntal dan Tahun Baru 2024.

“Kita datang bersama Forkopimda untuk memantau peredaran dan kenaikan harga beras. Jadi kalau persediaan beras masih cukup, berarti masyarakat tidak perlu resah,” kata Wali Kota  didampingi Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Hadrianus Yossy SB SIPem MHan, bersama  unsur Forkopimda Kota Siantar.

Sebelum ke Pasar Horas, Wali Kota Siantar bersama Forkopimda lainnya meninjau kilang  beras di dua lokasi termasuk di PT Sinar Marubun Jaya di Jalan DI Panjaitan dan diterima pemili kilang Candra.

Candra membeberkan, kenaikan harga beras dipengaruhi berkurangnya hasil panen  di Siantar dan Kabupaten Simalungun. Sedangkan harga gabah mengalami kenaikan dari Rp 5.300 per kilogram menjadi Rp 6.500 per kilogram.

Kemudian, berkurangnya hasil panen itu dikatakan karena banyak petani padi sawah beralih menanam palawija karena pupuk bersubsidi sulit diperoleh saat dibutuhkan. Sementara pupuk non bersubsidi harganya mahal.

Saat melakukan dialog dengan pemilik kilang beras tersebut, Pemko Siantar melalui Zainal Siahaan asisten II Pemko Siantar meminta supaya tidak ada penumpukan beras. Bahkan, itu juga ditegaskan pihak Polres Siantar Bagian Ekonomi melalui Ipda Topan Viktor Ginting.

“Ini tahun politik dan jangan sempat terjadi penumpukan beras sehingga bisa menganggu stabiliutas pangan yang dapat memberi dampak lainnya,” Ipda Topan Viktor Ginting.

Menyikapi ketegasan Pemko dan Polres Siantar itu, Candra pemilik kilang mengatakan tidak pernah melakukan penumpukan. Apalagi permintaan pasar selalu meningkat. Sedangkan PT Sinar Marubun Jaya mendistribusikan beras ke sejumlah kabupaten kota di Sumaterea Utara.

“Harga beras  premium saat ini di kisaran Rp 14.200 per kilogram dan Rp.1300 untuk beras medium. Kalau persediaan masih tetap aman,” kata Candra lagi. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Kaum Ibu Korban Koperasi “Bodong” Mengadu dan Menjerit di Depan PN Siantar, Desak BNI Kembalikan Rp4,2 Miliar  

27 April 2026 | 17:53 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Puluhan kaum ibu berterik-teriak dan menjerit di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Siantar. Minta agar kasus Koperasi Swadharma...

Read moreDetails
Gubernur Sumut dan Walikota Siantar
HEADLINE

Kalah Telak ! Pemprov Sumut , Dinas Pendidikan, Pemko Siantar & SMA Negeri 5 Kota Siantar, Wajib Bayar Ganti Rugi Rp40,7 Miliar

19 April 2026 | 21:52 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah kalah telak lagi karena Peninjauan Kembali (PK) ditolak Mahkamah Agung (MA) sesuai Putusan Nomor 44 PK/Pdt/2026 terkait...

Read moreDetails
Duduki ruang Rapat Gabungan DPRD Siantar
HEADLINE

Unjuk Rasa Himapsi dan Saling: “Duduki Kantor DPRD Siantar dan Terobos Kantor Walikota” 

13 April 2026 | 16:47 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Unjukrasa Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun Indonesia (Himapsi) serta Sahabat Lingkungan (Saling) “memanas”. Massa aksi sempat menduduki kantor...

Read moreDetails
HEADLINE

Dumas “Mark Up” Pembelian Eks Rumah Singgah Rp14,5 Miliar: Kejari Siantar Periksa Sejumlah Pejabat Pemko

2 April 2026 | 15:23 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Pengaduan masyarakat (Dumas) soal dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid 19 senilai Rp14,5 miliar yang disampaikan...

Read moreDetails
HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

STAI Samora Pematangsiantar Dukung Penuh Festival Anak Soleh Indonesia XIII

15 Mei 2026 | 19:26 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

IRT Meninggal Duduk dan Membusuk di Rumahnya, Dievakuasi Polsek Gunung Malela

15 Mei 2026 | 14:11 WIB
ANEKA RAGAM

Warga Heboh! Buaya Ditemukan di Tengah Jalan 

14 Mei 2026 | 21:46 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Lompat Tembok Rumah dan Kabur ke Ladang Ubi, Residivis Sabu Dibekuk Polsek Dolok Batu Nanggar

14 Mei 2026 | 20:30 WIB
ANEKA RAGAM

Krisis Kepercayaan Diri Mahasiswa Muslim di Era Digital: Analisis Ketergantungan Smartphone Dalam Perspektif Pendidikan Islam Kontemporer

14 Mei 2026 | 20:01 WIB
SEREMONIAL

Demi Peningkatakan Kemampuan Mahasiswa, STAI Samora Siantar Seminar “Public Speaking For Gen Z”

14 Mei 2026 | 08:59 WIB
ANEKA RAGAM

Kelompok Cipayung dan OKP di Siantar Tolak Hasil Musda KNPI XIV dan Desak Musda Luar Biasa

13 Mei 2026 | 22:35 WIB
ANEKA RAGAM

Meski Hujan Deras, Unjukrasa  di Kantor PLN Pematangsiantar Memanas

13 Mei 2026 | 16:55 WIB
ANEKA RAGAM

Simulasi Sispamkota : Personel Polres Siantar dan Pengunjukrasa Terlibat Bentrok  

13 Mei 2026 | 15:34 WIB
SEREMONIAL

Wisuda Lansia Dihadiri Walikota Siantar

13 Mei 2026 | 08:17 WIB
ANEKA RAGAM

PC FSP KEP SPSI Siantar Simalungun Demo di Depan Kantor Kanwil DJP Sumut II dan PT PLN Siantar

12 Mei 2026 | 21:41 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kabur Pakai Mobil Sedan, Dua Maling Anak Lembu Dimassakan dan Diserahkan ke Polres Simalungun

12 Mei 2026 | 20:51 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata