SIANTAR, SENTERNEWS
Mariahman Sinaga seperti tidak mampu menyembunyikan rasa bahagia saat memperlihatkan rumahnya yang sedang dalam proses pembangunan program bedah rumah atas bantuan Gereja Kristen Protestas Simalungun (GKPS) Distrik 1.
Sambil tersenyum, bapak empat orang anak itu mengaku bangga dengan GKPS agar terus tumbuh dan maju. Sehingga jemaat yang layak dibantu bisa merasakan program seperti yang telah dirasakannya.
“Bersyukur sekali, senang. Setauku belum pernah ada seperti ini, terima kasih untuk Tuhan,” kata Mariahman di rumahnya, di Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantara Sitalasari, Minggu (7/10/2023).
Sementara, Ketua panitia Erdo Purba mengatakan, bedah rumah jemaat merupakan program GKPS Distrik 1 memperingati Jubileum (J 120). Hal itu sebagai salah satu bentuk Persekutuan dan Pelayanan yang Berdampak, tema J-120 Tahun.
“Panitia dibentuk lima orang. Sejak bulan september bekerja hingga Oktober 2023 sudah terkumpul dana sebanyak Rp 100 juta,” kata Erdo sebagai jemaat GKPS Resort Panei Tongah.
Dana itu terkumpul dari uluran tangan berbagai pihak. Bahkan, saat ini telah selesai pembangunan rumah pertama di Nagori Embong. Sedangkan pembangunan rumah ke dua milik Mariahman Sinaga, masih dalam tahap penyelesaian.
“Rumah pertama sudah selesai, rumah ke dua sedang dalam tahap penyelesaian. Rumah ke tiga dan ke empat akan dilaksanakan bersamaan minggu depan,” kata Erdo sembari mengatakan program bedah rumah akan terus berlangsung hingga diupayakan di seluruh resort.
Setiap jemaat yang mendapat bantuan bedah rumah diberikan dan Rp 20 juta sampai Rp 30 juta. “Ini merupakan kegiatan gotong royong. Dibantu jemaat, dan pihak yang rumahnya dibangun agar dapat menjangkau banyak jemaat,” ungkap Erdo.
Dijelaskan juga, penentuan rumah yang akan dibedah ditentukan Pendeta Resort. Pembangunan dilaksanakan secara gotong royong. Kalau satu orang yang menyumbang tak bisa dibangun. Sehingga semakin banyak yang membantu meski kecil akan sangat membantu.
Sementara, Marulam MT Simarmata sebagai sekretaris panitia menjelaskan, program bedah rumah awalnya merupakan hasil musyawarah Preses Distrik 1 bersama Pendeta dan Bibelvrou.
“Ini kerja sosial kita, itu diakonia yang kita bangun, bagaimana menggerakkan jemaat bekerjasama,” ujar Marulam. (In)






