SIMALUNGUN, SENTER NEWS
Dua warga yang diduga tertimbun longsor Bukit Marsolpah di Nagori Durian Baggal, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, Minggu (15/10/2023), sampai Rabu (18/10/2023) belum juga ditemukan.
Sementara, untuk melakukan pencarian telah dilakukan penambahan Tim Gabungan menjadi 60 personel. Masing-masing dari Polres Simalungun, TNI, Basarnas, BPBD Kabupaten dan Provinsi serta instansi terkait lainnya.
Kedua korban yang dicari itu merupakan warga di Huta I Simarsolpah, Nagori Durian Banggal, Kecamatan Raya Kahean. Masing-masing Janrukun Saragih (38), selain sebagai petani juga berstatus sebagai guru honorer SD dan Jalmin Saragih (57) pekerjaan petani.
Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC Sipayung SH melalui Kasi Humas Polres Simalungun IPTU V J Purba mengatakan, selain menurunkan 60 personel, juga mengerahkan 1 unit alat berat excavator.
Dijelaskan, proses evakuasi dilakukan cukup intensif dengan menggali dan menggeser tanah serta bebatuan longsoran dari lokasi. “Meskipun pencarian dilakukan secara maksimal dan sistematis, kondisi cuaca mendung dan sulitnya medan, membuat proses evakuasi menjadi cukup berat,” katanya belum memastikan sampai kapan dilakukan pencarian.
Seperti diberitakan sebelumnya, Minggu, 15 Oktober 2023, sekitar pukul 10.30 hingga 11.30 WIB, bukit Simarsolpah mengalami longsor. Dan, dua orang dikabarkan hilang, diduga tertimbun di bawah longsoran batu dan tanah.
Saat bukit Simarsolpah longsor, kedua korban sedang memperbaiki saluran pipa air bersih di kaki Gunung Simarsolpah. Peristiwa ini diduga kuat disebabkan tingginya curah hujan beberapa minggu terakhir.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, personil Polres Simalungun dan Tim Gabungan langsung melakukan pencarian tetapi belum memberikan hasil. (In)






