SIANTAR,SENTERNEWS
Sejumlah pengurus dari Pondok Pesantren Al Barokah, Nagori Silinduk, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, kunjungi studio mini Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Siantar, Sabtu (28/10/2023).
Pihak Pondok Pesantren Al Barokah yang berkunjung, terdiri dari Robert Swandi Rambe, Azi Arisandi dan M Solihin. Sedangkan MUI Kota Siantar yang menerima kunjungan, Abdul Rasyid sebagai Sekretaris MUI Kota Siantar. Didampingi Sekretaris Komisi Infokom MUI Siantar, Harrly Okprana dan personel lainnya seperti Imran Nasution, M Syafii dan Azis.
Sebelum digiring studio mini MUI Kota Siantar, lebih dulu dilakukan diskusi terkait keberadaan studio mini yang dikelola Komisi Infokom MUI dengan Ketua Dr Ahmad Fithrianto S Ag MA .
Abdul Rasyid menjelaskan, kunjungan dari pihak Pesantren Al Barokah seyogianya diterima Sekteris Jenderal MUI Kota Siantar, H A Ridwansyah Putra. “ Karena kesibukan lain yang tidak bisa ditinggalkan Sekjen, kami didelegasikan untuk menerima,” katanya.
Dijelaskan juga, studio mini MUI Siantar sudah dikunjungi MUI Kota Tebing Tinggi yang selanjutnya turut membangun studio mini di Tebing Tinggi. Kemudian, ada juga Pengurus MUI Madina.
“Studio mini Kota Siantar ini didirikan kedua di MUI Sumatera Utara setelah Medan,” kata A Rasyid yang juga mengatakan studio mini itu mengandalkan you tube atau podcast dengan menampilkan ceramah para al ustadz dari seluruh Komisi MUI Kota Siantar.
Sementara, sekretaris Infokom MUI, Harrly Okprana menjelaskan, untuk mewujudkan studio mini dengan menampilkan you tibe membutuhkan peralatan dan tenaga teknis. “Alhamdulillah, subribce dari youtube MUI Kota Siantar sudah mencapai 10 ribu dan sudah monetis yang artinya sudah mudah tampil di dunia maya,” katanya.
Dari hasil diskusi kecil yang dilakukan tersebut, pihak Pesantren Al Barokah mengatakan bahwa kunjungan yang mereka lakukan pada dasarnya ingin membuat studio mini untuk you tube karena sudah memiliki peralatan meski masih apa adanya.
“Kita sudah punya ruangan dan peralatan yang dapat digunakan. Untuk itulah kedatangan kami ingin belajar dan dapat diterapkan di Pondok Pesantrean Al Barokah dengan pimpinan Ustadz Abdul Somad,” kata Robert Swandi Rambe.
Selanjutnya, pihak Pesantrean Al Barokah diajak memasuki studio mini dan menyaksikan berbagai peralatan yang ada. Kemudian, Imran Nasution menjelaskan tentang teknis pengambilan gambar dan hal yang berkaitan dengan podcast.
Pada kesempatan tersebut, pihak Pondok Pesantrean Al Barokah mengatakan butuh bimbingan dan arahan untuk mewujudkan studio mini Al Barokah dan pihak MUI mengatakan siap mengarahkan dan membantu. (In)






