SIANTAR,SENTER NEWS
Sungai Bah Bolon yang meliuk-liuk membelah Kota Siantar, sangat strategis dikembangkan sebagai potensi mendukung sektor pariwisata. Apalagi pada masa sebelumnya, sudah mulai dijajal sejumlah pihak. .
“Beberapa tahun sebelumnya, kita sudah menjajal sungai Bah Bolon dengan melakukan arung jeram. Sekarang, kita akan kembali memberdayakannya agar lebih diketahui masyarakat,” kata Plt Kadis Pariwisata Kota Siantar, Hamam Sholeh, Minggu (5/11/2023).
Dijelaskan, tidak banyak kota di Sumatera Utara khususnya, memiliki sungai yang membelah kota dengan berbagai daya tariknya. Untuk itu, Dinas Pariwisata Kota Siantar siap berkoordinasis dengan DPRD Siantar.
Kalau ada anggota DPRD Siantar bersedia melakukan arung jeram bersama kita yang juga menyertakan para jurnalis, tentu sangat positif. Dan, kita sudah berkomunikasi dengan anggota DPRD Siantar,” katanya sembari mengatakan pernah melakukan arung jeram bersama insan pers Kota Siantar.
Terkait dengan peralatan seperti perahu karet dan lainnya dikatakan masih terbatas. Namun, yang ada saat ini dikatakan cukup memadai. Karenanya, dalam pengembangan Bah Bolon sebagai lokasi arung jeram ke depan, tentu membutuhkan anggaran.
Dijelaskan, lokasi arung jeram dimulai dari titik start Naga Huta, Kecamatan Siantar Sitalasari yang airnya masih tergolong segar dan jernih. Kemudian, melintasi jembatan merah untuk selanjutnya finish di samping rumah dinas Wali Kota.
“Jarak tempuh sekitar 5 Km dilakukan sekitar satu jam,” kata Hamam Sholeh sembari mengatakan setelah melewati jembatan merah, sungai Bah Bolon yang berada di belakang pemukiman masyarakat masih butuh penataan. “Untuk itulah kita perlu kerjasama dengan masyarakat,” imbuhnya.
Masyarakat yang rumahnya berada di tepi sungai, diharap dapat menata halaman belakang dekat sungai Bah Bolon. “Masyarakat tak perlu susah-susah melakukan pembangunan. Cukup dibersihkan dan tidak membuang sampah sembarang sudah baik,” ujar Hamam Sholeh.
Ke depannya, kalau masyarakat dapat bekerjasama mendukung arung jeram, Dinas Pariwisata akan memberi perhatian. Misalnya, menyalurkan bunga untuk ditanam di tepi sungai. “Kebersihan dan keindahan sungai Bah Bolon salah satu faktor penting mendukung sektor pariwisata,” ujarnya.
Sementara, Ketua Komisi I DPRD Siantar, Andika Prayogi Sinaga SE yang membidangi sektor pariwisata mengatakan, upaya Dinas Pariwisata menggalakkan arung jeram sungai Bah Bolon tentu sangat positif. Karena sungai Bah Bolon sebagai potensi strategis Kota Siantar, sangat sayang kalau tidak diberdayakan.
“Kalau DPRD Siantar tentu mendukung Dinas Pariwisata menggali dan memberdayakan potensi sektor pariwisata. Apalagi, sungai Bah Bolon dapat ditata sedemikian rupa sehingga memberi daya tarik bagi pariwisata meski masih tingkat lokal,” katanya.
Terkait rencana Dinas Pariwisata yang “menantang” anggota DPRD Siantar menjajala sungai bah Bolon melakukan arung jeram, Andika Prayogi Sinaga mengatakan sah saja. Hanya saja, belum tentu semua anggota DPRD Siantar berkesempatan melakukan arung jeram.
“Kalau saya sendiri, mungkin tertarik melakukan arung jeram sebagai rekreasi. Sekaligus untuk mengetahui sejauh mana kondisis sungai Bah Bolo,” kata Andika Prayogi Sinaga yang mengaku memiliki hobby berbau dengan alam.
Menurut catatan media ini, kelompok yang sudah melakukan arung jeram tahun 2022 lalu, selain insan pers, Wali Kota Hefriansyah juga pernah turun ke sungai Bah Bolon. Di lokasi-lokasi tertentu, arus sungai sangat menantang, apalagi di mulai dari titik start berair bening.
Kemudian di bagian tertentu ada arus tenang dengan pemandangan hijau dengan pepohonan rindang. Namun demikian, untuk keamanan dan kenyamanan para pengarung, tetap butuh penataan lebih baik. (In)






