SIANTAR, SENTERNEWS
Saat masyarakat Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar akan beranjak keperaduan masing-masing untuk tidur, tiba-tiba langsung bangkit dan berhamburan keluar rumah kerena mendengar suara teriakan “Kebakaran, kebakaran!”, Minggu (12/11/2023) sekira jam 23.30 Wib.
Ketika warga menyaksikan ke arah langit dan terlihat asap tebal hitam mulai membubung tinggi, kebakaran ternyata berasal dari rumah M Taklim Siregar di Jalan Bola Kaki, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat.
Saat kebakaran itu, M Taklim Siregar ternyata tidak berada di rumah dan menurut warga sedang berada di luar. Sehinggga, warga sempat panik dan berusaha memadamkan api dengan apa adanya sembari ada warga menghubungi pihak pemadam kebakaran Pemko Siantar.
Menunggu mobil Damkar tiba, api di rumah M Taklim yang persisnya berada di gang, belakang warung Bakso Lelek terus marak. Sementara, upaya warga mengeluarkan barang-barang dari rumah yang terbakar tidak maksimal karena api terus mengamuk dan merembes ke dua rumah lainnya.
Jelang beberapa saat, lima unit mobil Damkar dengan sirine yang meraung-raung memasuki lokasi sekitar kebakaran yang sudah dipenuhi warga. Sehingga, jalan yang tergolong sempit ditambahi dengan ramainya warga, membuat mobil Damkar harus bergerak pelan.
Selanjutnya, Damkar dan petugas yang tiba di lokasi, langsung melakukan gerak cepat memanjangkan slang memasuki gang untuk kemudian menyemprotkan air ke arah kobaran api. Dibantu dengan personel Polsek Siantar Barat dan Polres Siantar. Hasilnya, api berangsur-angsur mengecil dan padam sehingga tidak merembes ke rumah lainnya.
Menurut sejumlah warga sekitar lokasi, kejadian itu memang membuat warga sempat panik apalagi kondisi rumah berada tergolong padat. “Tadi, saya dan teman-teman duduk di warung kopi dan melihat asap tebal membubung ke langit. Kami pikir yang terbakar Warung Bakso Lelek,” ujar warga sekitar saata api telah benar-benar padam sekira jam 24.30 Wib.
Sementara, Kasi Ops Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Siantar, Remaja Ginting membenarkan, saat kebakaran tersebut, M Taklim Siregar sebagai pemilik rumah sedang tidak ada di tempat. Sehingga, tidak ada barang-barang yang berhasil diselamatkan.
“Kerugian material belum dapat dipastikan. Sedangkan asal api diduga akibat korsleting listrik,” ujarnya sembari mengatakan bahwa kondisi jalan yang sempit dan ramainya warga membuat mobil Damkar sempat kesulitan masuk ke lokasi.
Pagi harinya, Senin (13/11/2023), warga tampak ramai menyaksikan tiga rumah yang hangus dilalap sijago merah. Sementara, para penghuni rumah dibantu para tetangga lainnya berusaha membersihkan puing-puing kebakaran. (Ad)






