SIMALUNGUN, SENTER NEWS
Masyarakat tiba-tiba heboh menyaksikan api yang membakar satu unit mobil pick up Grandmax warna hitam BK 9424 YL berisi 15 jerigen berisi BBM jenis Petramak dan pertalit. Berlangsung di Nagori Boluk, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun.
Awalnya, mobil tersebut berhenti di belakang rumah milik salah seorang warga. Kemudian, M Topik alias Hombing sebagai sopir turun untuk menurunkan BBM dalam jerigen dari bagian belakang, Kamis (23/11/2023) sekira jam 09.00 Wib.
Namun, tanpa memperhatikan resiko, Hombing mengambil mancis untuk menghidupkan rokok yang sudah dijepit kedua bibirnya. Saat mancis itu dinyalakan, percikan api langsung menyambar ke arah jerigen BBM.
Akibatnya, Hombing yang tidak menduga kejadian itu, sempat panik dan terkejut. Ketika berusaha hendak memadamkan api, bagian lutut sampai mata kaki sebelah kanannya malah terbakar. Kemudian, berteriak minta tolong.
Warga sekitar langsung berhamburan mendekati lokasi. Ada yang berusaha memadamkan api dengan cara menyiramkan air dari dalam ember. Namun, karena jerigen meleleh, BBM akhirnya mempercepat api semakin marak.
Jelang beberapa saat, personel Polsek setempat yang dihubungi warga meluncur ke lokasi bersamaan dengan datangnya mobil kebakaran mini. Bahkan, ada yang membawa racun api. Namun, karena sijago merah terus menyala, api akhirnya padam setelah menghanguskan mobil.
Kapolsek Bosar Maligas, AKP Restuadi SH membenarkan mobil yang terbakar itu memuat 15 jerigen BBM. 4 jerigen berisi Petramak dan 11 jerigen Pertalit. “Kerugian materi termasuk mobil ditaksir sekitar Rp 75 juta,” ujarnya, Sabtu (26/11/2023).
Dijelaskan, M Topik alias Hombing yang mengalami luka bakar serius pada bagian bawah dengkul sampai mata kaki sebelah kanan, harus dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan medis.
Setelah melakukan olah TKP, personel Polsek mengamankan barang bukti meliputi bamper depan mobil yang terbakar, satu jerigen bekas terbakar, dan sepotong kayu bekas terbakar. “Kita sudah melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan seluk-beluk insiden itu,” katanya. (In)






