Senter News
Sabtu, 16 Mei 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Kantor Walikota

Kantor Walikota

Dari 33 Kabupaten & Kota Se Sumut, Indeks Inovasi Kota Siantar Terpuruk  

Penulis: Redaksi Senternews.com
17 Desember 2023 | 21:57 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR,SENTERNEWS

Di bawah kepemimpinan Walikota, dr Susanti Dewayani, kondisi indeks inovasi Kota Siantar ternyata cukup memprihatinkan. Terpuruk jauh dari dari 33 Kabupaten dan Kota Se Sumatera Utara.

Fakta tersebut dapat diketahui pada Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia No 400.10.11-6287, Tentang Indeks Inovasi Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota Tahun 2023.

Kalau dicermati, tabel  yang telah menyebar secara terbuka, skors untuk Kota Siantar hanya 25,76. Jauh dibawah Kabupaten Deli Serdang pada urutan pertama dengan skor  indeks 59,10. Bahkan, berada di bawah Kabupaten Simalungun dengan skor 41,30.

Sedangkan untuk kota se Sumut,  Siantar berada pada urutan ke enam. Persisnya berada di bawah Kota Tanjung Balai dengan skor indeks 31,66. Sedangkan Medan pada urutan pertama memiliki skor indeks 44,77. Di bawah Kota Siantar, malah Tebing Tinggi dan Kota Sibolga.

Indeks inovasi daerah adalah himpunan inovasi daerah yang telah dilaporkan kepada Menteri Dalam Negeri sebagai sebuah bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah,  15 Juli 2023.

Untuk itu, Mendagri  memberikan Penganugerahan Innovative Government Award kepada Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota sebagai  penilaian dan apresiasi pemerintah pusat terhadap semangat dan keberhasilan pemerintah daerah dalam penyelengaraan pemerintahan daerah dengan cara-cara inovatif.

Adapun indikator-indikator yang mengkontribusi inovasi diantaranya mengkreasikan produk baru, mengkreasikan proses, pengembangan produk, perbaikan proses serta penambahan sentuhan kreatif dengan duplikasi dan pemaduan factor produksi serta metode baru.

Sistem Inovasi Daerah (SIDa) merupakan keseluruhan proses menumbuhkembangkan
inovasi dalam satu sistem yang dilakukan antar institusi Pemerintah, Pemerintah Daerah, lembaga kelitbangan, lembaga pendidikan, lembaga penunjang inovasi, dunia usaha dan masyarakat.

Tujuan Inovasi Daerah, untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Desa dalam mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui,  peningkatan pelayanan publik,  pemberdayaan dan peran serta masyarakat serta peningkatan daya saing daerah. Inovasi terdiri penemuan, pengembangan, duplikasi, dan sintesis. Inovasi utamanya,  meliputi penemuan, pengembangan, duplikasi, dan sintesis.

Tabel Indeks Inovasi se Sumut

Terkait kondisi kota Siantar yang jauh dibanding dengan kabupaten dan kota se Sumatera Utara itu, tidak sedikit menyayangkannya. Namun, permasalahan yang sebenarnya ada pada penempatan para pejabat di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Seperti  disampaikan anggota DPRD Siantar, Andika Prayogi Sinaga, Ketua Komisi I yang membidangi masalah pemerintahan. Program yang dilakukan malah lebih banyak serimonial yang tidak menyentuh kepada kepentingan masyarakat.

“Kegiatan serimonial itu sebenarnya tidak begitu penting dan selama ini, serimonial itu  malah lebih banyak. Bukan berarti kegiatan serimonial tidak penting. Tapi, prioritaskan yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat,” kata Andika Prayogi, Minggu (17/12/2023).

Serimonial yang menyentuh kepada kepentingan masyarakat, salah satunya terkait  pelayanan masyarakat. Misalnya bagaimana cara mengantisipasi banjir yang selama ini terkesan dibiarkan. Sehingga, masyarakat seperti berjuang sendiri menghadapinya.

“Terus terang saja, pengangkatan pejabat selama ini seperti asal-asalan dan pejabat yang diangkat  tidak punya program yang jelas. Bahkan, bisa disebut amburadol. Padahal, dalam melaksanakan program, selalu mendapat dukungan dana,” ujar Andika Prayogi yang menyatakan bahwa indeks inovasi paling tinggi untuk kategori kota adalah  Medan dan itu paling didukung dengan kualitas kinerja sekretariat DPRD Medan.

“Kedepannnya, pengangkatan pejabat melalui asesmen harus sesuai ketentuan dan kriteria. Bukan karena suka atau tidak suka atau karena kedekatannya kepada Walikota. Walikota juga harus mempertimbangkan kemampuan pejabat itu sendiri,” kata Andika Prayogi.

Terpisah, Ilhamsyah Sinaga yang juga dari Komisi I DPRD Siantar menyatakan, rendahnya indeks inovasi Pemko Siantar memang sangat ditentukan kualitas para pejabat untuk mendukung pencapaian visi dan misi Walikota.

“Kalau  para pejabat tidak punya program, berarti  penempatannya memang tidak sesuai  pengalaman dan disiplin ilmunya. Akibatnya, tidak ada inovasi diciptakan. Artinya, program yang dilakukan terkesan hanya copy paste atau itu-itu saja dari tahun ke tahun,” katanya.

Dijelaskan, saat melakukan rapat dengar pendapat dengan Timbul Hamonangan Simanjuntak sebagai Kepala BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM) Pemko Siantar, ada menjelaskan bagaimana kriteria pejabat yang dapat diangkat melalui asesment.

“Kepala BKPSDM  mengatakan kepada Komisi I, untuk kemajuan suatu OPD, akan dilakukan evaluasi pertiga bulan sekali. Ini kita pikir sangat positif. Kalau pejabat itu tidak  bagus, untuk apa dipertahankan. Karena, imbasnya justru merusak citra Walikota,” katanya.

Ironisnya, sudah kepala OPD tidak memahami tentang tugas pokok dan fungsinya, dalam penyusunan program, Ilhamsyah mengatakan kepala OPD itu tidak melibatkan kepala bidang. “Tahun 2024 harus ada perubahan yang lebih baik. Dan, kita harusnya malu dengan peringkat Indeks Inovasi kota Siantar yang jauh dibanding dengan kabupaten dan kota lain se Sumatera Utara,” ujarnya mengakhiri. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Kaum Ibu Korban Koperasi “Bodong” Mengadu dan Menjerit di Depan PN Siantar, Desak BNI Kembalikan Rp4,2 Miliar  

27 April 2026 | 17:53 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Puluhan kaum ibu berterik-teriak dan menjerit di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Siantar. Minta agar kasus Koperasi Swadharma...

Read moreDetails
Gubernur Sumut dan Walikota Siantar
HEADLINE

Kalah Telak ! Pemprov Sumut , Dinas Pendidikan, Pemko Siantar & SMA Negeri 5 Kota Siantar, Wajib Bayar Ganti Rugi Rp40,7 Miliar

19 April 2026 | 21:52 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah kalah telak lagi karena Peninjauan Kembali (PK) ditolak Mahkamah Agung (MA) sesuai Putusan Nomor 44 PK/Pdt/2026 terkait...

Read moreDetails
Duduki ruang Rapat Gabungan DPRD Siantar
HEADLINE

Unjuk Rasa Himapsi dan Saling: “Duduki Kantor DPRD Siantar dan Terobos Kantor Walikota” 

13 April 2026 | 16:47 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Unjukrasa Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun Indonesia (Himapsi) serta Sahabat Lingkungan (Saling) “memanas”. Massa aksi sempat menduduki kantor...

Read moreDetails
HEADLINE

Dumas “Mark Up” Pembelian Eks Rumah Singgah Rp14,5 Miliar: Kejari Siantar Periksa Sejumlah Pejabat Pemko

2 April 2026 | 15:23 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Pengaduan masyarakat (Dumas) soal dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid 19 senilai Rp14,5 miliar yang disampaikan...

Read moreDetails
HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Kabupaten Simalungun Berada di Kluster Performa Menengah Atas dengan Skor 3,56 dan Siap Melangkah Lebih Tinggi

16 Mei 2026 | 13:31 WIB
ANEKA RAGAM

STAI Samora Pematangsiantar Dukung Penuh Festival Anak Soleh Indonesia XIII

15 Mei 2026 | 19:26 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

IRT Meninggal Duduk dan Membusuk di Rumahnya, Dievakuasi Polsek Gunung Malela

15 Mei 2026 | 14:11 WIB
ANEKA RAGAM

Warga Heboh! Buaya Ditemukan di Tengah Jalan 

14 Mei 2026 | 21:46 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Lompat Tembok Rumah dan Kabur ke Ladang Ubi, Residivis Sabu Dibekuk Polsek Dolok Batu Nanggar

14 Mei 2026 | 20:30 WIB
ANEKA RAGAM

Krisis Kepercayaan Diri Mahasiswa Muslim di Era Digital: Analisis Ketergantungan Smartphone Dalam Perspektif Pendidikan Islam Kontemporer

14 Mei 2026 | 20:01 WIB
SEREMONIAL

Demi Peningkatakan Kemampuan Mahasiswa, STAI Samora Siantar Seminar “Public Speaking For Gen Z”

14 Mei 2026 | 08:59 WIB
ANEKA RAGAM

Kelompok Cipayung dan OKP di Siantar Tolak Hasil Musda KNPI XIV dan Desak Musda Luar Biasa

13 Mei 2026 | 22:35 WIB
ANEKA RAGAM

Meski Hujan Deras, Unjukrasa  di Kantor PLN Pematangsiantar Memanas

13 Mei 2026 | 16:55 WIB
ANEKA RAGAM

Simulasi Sispamkota : Personel Polres Siantar dan Pengunjukrasa Terlibat Bentrok  

13 Mei 2026 | 15:34 WIB
SEREMONIAL

Wisuda Lansia Dihadiri Walikota Siantar

13 Mei 2026 | 08:17 WIB
ANEKA RAGAM

PC FSP KEP SPSI Siantar Simalungun Demo di Depan Kantor Kanwil DJP Sumut II dan PT PLN Siantar

12 Mei 2026 | 21:41 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata