Senter News
Sabtu, 16 Mei 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Pedagang berjualan di bawah atap yang rubuh

Pedagang berjualan di bawah atap yang rubuh

Pasca Atap Balairung Ambruk, Pedagang Ikan Masih Nekat Berjualan

Penulis: Redaksi Senternews.com
8 Januari 2024 | 21:07 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR,SENTERNEWS  

Pasca ambruknya atap balirung Pasar Dwikora atau Pajak Parluasan Kota Siantar sebagai lokasi berjualan ikan laut akibat kerangka besi yang keropos, Kamis (28/12/2023), para pedagang masih nekat membuka usahanya, Senin (8/1/2024).

Karena pedagang masih tetap berjualan, para pembeli juga tidak takut  berbelanja. Sementara, pihak  Perusahaan Daerah Pasar Horas jaya (PD PHJ) Kota Siantar sebagai pengelola Pasar Dwikora belum memberitahu kapan dilakukan perbaikan.

“Kemana lagi harus berjualan? Sedangkan pedagang menolak direlokasi ke Balairung Rajawali  yang sempat disampaikan PD PHJ,” ujar Iril (25) salah seorang pedagang yang membuka lapak hanya dua meter dari atap yang roboh dan sampai kini masih tetap dibiarkan kecuali hanya dibuat police line.

Dijelaskan, sehari setelah atap balairung roboh, para pedagang memang sudah melakukan pertemuan dengan pihak PD PHJ yang menyatakan bahwa perbaikan dilakukan setelah anggaran dari Pemko Siantar direalisasi.

Saat pertemuan itu, pedagang menyatakan setuju. Namun, perbaikan dilakukan di atas jam 10.00 Wib saat pedagang selesai berjualan. Setelah itu terserah pekerja memperbaikinya sampai larut malam.

“Yang jelas, pagi subuhnya lagi sampai jam 10.00 Wib, pedagang kembali berjualan. Selain itu, saat dilakukan perbaikan dengan membuka seluruh atap balairung, pedagang diperbolehkan menggunakan payung untuk menghindari apabila datang hujan,” ujar Iril.

Sementara, pedagang lain yang sudah puluhan tahun membuka usaha di balairung tersebut mengatakan, tahun 2014 lalu, pihak pengelola Pasar Dwikora pernah melakukan perbaikan kerangka atap balairung. Saat itu, besi baja padat diganti  dengan besi baja ringan seperti saat ini.

“Kalau kita hitung-hitung, pergantian besi baja padat dengan baja ringan hanya bertahan sekitar 10 tahun. Jadi, supaya kualitas kerangka penyangga atap lebih mantap apalagi pedagang banyak menggunakan unsur garam, kerangkanya dikembalikan seperti semula dari bahan besi baja padat,” ujar pedagang.

Pantauan di balairung penjual ikan laut Pasar Dwikora itu, aktifitas jual beli memang seperti tidak ada kendala kecuali ada sekitar 15 lapak yang tidak dipergunakan sehingga dipasang police line karena tertimpa atap yang roboh.

Para pedagang sangat berharap agar perbaikan segera dilakukan. Kemudian, kerangka besi yang sudah banyak keropos sebaiknya menggunakan baja besi padat. Bukan baja besi ringan yang mudah keropos seperti saat ini apalagi pedagang ikan banyak menggunakan unsur garam.

Ketika media ini melakukan konfirmasi kepada Dirut PD PHJ, Bolmen Silalahi tentang kapan dilakukan perbaikan, telepon selulernya tidak diangkat. Kemudian, ditanya melalui pesan Whats App, tidak ada balasan.

Sebelumnya, Dirut mengatakan sudah mengajukan permohonan anggaran perbaikan kepada Walikota Siantar. Sementara pihak PD PHJ sudah berencana membentuk tim untuk perbaikan dengan melibatkan pihak ketiga.

Sekedar informasi, saat atap balairung ambruk sekira jam 24.02 Wib, Kamis (28/12/2023) pedagang memang belum ada yang berjualan. Atap ambruk terjadi karena kerangka penopang atap berbahan baja besi ringan sudah keropos.

Sebelum atap tersebut ambruk, sejumlah pedagang mengatakan sudah kawatir dengan kondisi atap balairung yang banyak keropos itu. Nyatanya, kekawatiran pedagang terbukti dan atap balairung akhirnya roboh meski tidak ada hujan. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Kaum Ibu Korban Koperasi “Bodong” Mengadu dan Menjerit di Depan PN Siantar, Desak BNI Kembalikan Rp4,2 Miliar  

27 April 2026 | 17:53 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Puluhan kaum ibu berterik-teriak dan menjerit di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Siantar. Minta agar kasus Koperasi Swadharma...

Read moreDetails
Gubernur Sumut dan Walikota Siantar
HEADLINE

Kalah Telak ! Pemprov Sumut , Dinas Pendidikan, Pemko Siantar & SMA Negeri 5 Kota Siantar, Wajib Bayar Ganti Rugi Rp40,7 Miliar

19 April 2026 | 21:52 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah kalah telak lagi karena Peninjauan Kembali (PK) ditolak Mahkamah Agung (MA) sesuai Putusan Nomor 44 PK/Pdt/2026 terkait...

Read moreDetails
Duduki ruang Rapat Gabungan DPRD Siantar
HEADLINE

Unjuk Rasa Himapsi dan Saling: “Duduki Kantor DPRD Siantar dan Terobos Kantor Walikota” 

13 April 2026 | 16:47 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Unjukrasa Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun Indonesia (Himapsi) serta Sahabat Lingkungan (Saling) “memanas”. Massa aksi sempat menduduki kantor...

Read moreDetails
HEADLINE

Dumas “Mark Up” Pembelian Eks Rumah Singgah Rp14,5 Miliar: Kejari Siantar Periksa Sejumlah Pejabat Pemko

2 April 2026 | 15:23 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Pengaduan masyarakat (Dumas) soal dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid 19 senilai Rp14,5 miliar yang disampaikan...

Read moreDetails
HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Kabupaten Simalungun Berada di Kluster Performa Menengah Atas dengan Skor 3,56 dan Siap Melangkah Lebih Tinggi

16 Mei 2026 | 13:31 WIB
ANEKA RAGAM

STAI Samora Pematangsiantar Dukung Penuh Festival Anak Soleh Indonesia XIII

15 Mei 2026 | 19:26 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

IRT Meninggal Duduk dan Membusuk di Rumahnya, Dievakuasi Polsek Gunung Malela

15 Mei 2026 | 14:11 WIB
ANEKA RAGAM

Warga Heboh! Buaya Ditemukan di Tengah Jalan 

14 Mei 2026 | 21:46 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Lompat Tembok Rumah dan Kabur ke Ladang Ubi, Residivis Sabu Dibekuk Polsek Dolok Batu Nanggar

14 Mei 2026 | 20:30 WIB
ANEKA RAGAM

Krisis Kepercayaan Diri Mahasiswa Muslim di Era Digital: Analisis Ketergantungan Smartphone Dalam Perspektif Pendidikan Islam Kontemporer

14 Mei 2026 | 20:01 WIB
SEREMONIAL

Demi Peningkatakan Kemampuan Mahasiswa, STAI Samora Siantar Seminar “Public Speaking For Gen Z”

14 Mei 2026 | 08:59 WIB
ANEKA RAGAM

Kelompok Cipayung dan OKP di Siantar Tolak Hasil Musda KNPI XIV dan Desak Musda Luar Biasa

13 Mei 2026 | 22:35 WIB
ANEKA RAGAM

Meski Hujan Deras, Unjukrasa  di Kantor PLN Pematangsiantar Memanas

13 Mei 2026 | 16:55 WIB
ANEKA RAGAM

Simulasi Sispamkota : Personel Polres Siantar dan Pengunjukrasa Terlibat Bentrok  

13 Mei 2026 | 15:34 WIB
SEREMONIAL

Wisuda Lansia Dihadiri Walikota Siantar

13 Mei 2026 | 08:17 WIB
ANEKA RAGAM

PC FSP KEP SPSI Siantar Simalungun Demo di Depan Kantor Kanwil DJP Sumut II dan PT PLN Siantar

12 Mei 2026 | 21:41 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata