Senter News
Senin, 23 Maret 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Pedagang berjualan di bawah atap yang rubuh

Pedagang berjualan di bawah atap yang rubuh

Pasca Atap Balairung Ambruk, Pedagang Ikan Masih Nekat Berjualan

Penulis: Redaksi Senternews.com
8 Januari 2024 | 21:07 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR,SENTERNEWS  

Pasca ambruknya atap balirung Pasar Dwikora atau Pajak Parluasan Kota Siantar sebagai lokasi berjualan ikan laut akibat kerangka besi yang keropos, Kamis (28/12/2023), para pedagang masih nekat membuka usahanya, Senin (8/1/2024).

Karena pedagang masih tetap berjualan, para pembeli juga tidak takut  berbelanja. Sementara, pihak  Perusahaan Daerah Pasar Horas jaya (PD PHJ) Kota Siantar sebagai pengelola Pasar Dwikora belum memberitahu kapan dilakukan perbaikan.

“Kemana lagi harus berjualan? Sedangkan pedagang menolak direlokasi ke Balairung Rajawali  yang sempat disampaikan PD PHJ,” ujar Iril (25) salah seorang pedagang yang membuka lapak hanya dua meter dari atap yang roboh dan sampai kini masih tetap dibiarkan kecuali hanya dibuat police line.

Dijelaskan, sehari setelah atap balairung roboh, para pedagang memang sudah melakukan pertemuan dengan pihak PD PHJ yang menyatakan bahwa perbaikan dilakukan setelah anggaran dari Pemko Siantar direalisasi.

Saat pertemuan itu, pedagang menyatakan setuju. Namun, perbaikan dilakukan di atas jam 10.00 Wib saat pedagang selesai berjualan. Setelah itu terserah pekerja memperbaikinya sampai larut malam.

“Yang jelas, pagi subuhnya lagi sampai jam 10.00 Wib, pedagang kembali berjualan. Selain itu, saat dilakukan perbaikan dengan membuka seluruh atap balairung, pedagang diperbolehkan menggunakan payung untuk menghindari apabila datang hujan,” ujar Iril.

Sementara, pedagang lain yang sudah puluhan tahun membuka usaha di balairung tersebut mengatakan, tahun 2014 lalu, pihak pengelola Pasar Dwikora pernah melakukan perbaikan kerangka atap balairung. Saat itu, besi baja padat diganti  dengan besi baja ringan seperti saat ini.

“Kalau kita hitung-hitung, pergantian besi baja padat dengan baja ringan hanya bertahan sekitar 10 tahun. Jadi, supaya kualitas kerangka penyangga atap lebih mantap apalagi pedagang banyak menggunakan unsur garam, kerangkanya dikembalikan seperti semula dari bahan besi baja padat,” ujar pedagang.

Pantauan di balairung penjual ikan laut Pasar Dwikora itu, aktifitas jual beli memang seperti tidak ada kendala kecuali ada sekitar 15 lapak yang tidak dipergunakan sehingga dipasang police line karena tertimpa atap yang roboh.

Para pedagang sangat berharap agar perbaikan segera dilakukan. Kemudian, kerangka besi yang sudah banyak keropos sebaiknya menggunakan baja besi padat. Bukan baja besi ringan yang mudah keropos seperti saat ini apalagi pedagang ikan banyak menggunakan unsur garam.

Ketika media ini melakukan konfirmasi kepada Dirut PD PHJ, Bolmen Silalahi tentang kapan dilakukan perbaikan, telepon selulernya tidak diangkat. Kemudian, ditanya melalui pesan Whats App, tidak ada balasan.

Sebelumnya, Dirut mengatakan sudah mengajukan permohonan anggaran perbaikan kepada Walikota Siantar. Sementara pihak PD PHJ sudah berencana membentuk tim untuk perbaikan dengan melibatkan pihak ketiga.

Sekedar informasi, saat atap balairung ambruk sekira jam 24.02 Wib, Kamis (28/12/2023) pedagang memang belum ada yang berjualan. Atap ambruk terjadi karena kerangka penopang atap berbahan baja besi ringan sudah keropos.

Sebelum atap tersebut ambruk, sejumlah pedagang mengatakan sudah kawatir dengan kondisi atap balairung yang banyak keropos itu. Nyatanya, kekawatiran pedagang terbukti dan atap balairung akhirnya roboh meski tidak ada hujan. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, Resmi Diserahkan DPRD Siantar ke  Kejagung  

5 Maret 2026 | 14:42 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Siantar, resmi...

Read moreDetails
Juru Bicara  Fraksi DPRD Siantar
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Rp 14,5 Miliar, Mayoritas Fraksi Setuju ke Kejagung

26 Februari 2026 | 22:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar yang...

Read moreDetails
Pansus serahkan hasil kerja kepada pimpinan DPRD S|iantar
HEADLINE

Kasus Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar Menyalahi & Pansus DPRD Siantar Minta Disampaikan ke Kejagung

26 Februari 2026 | 14:06 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait  pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar lebih yang dilakukan Pemko Siantar diminta  agar dilaporkan kepada...

Read moreDetails
HEADLINE

Meski Kenaikan NJOP 1.000 Persen Sudah Ditinjau, Malah Ada Tambah Naik

13 Februari 2026 | 08:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dari hasil peninjauan kembali terkait kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (JOP) yang dilakukan Pemko Siantar, ada yang mengalami...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Perempuan Warga Siantar Timur Meninggal Ditabrak Kereta Api

22 Maret 2026 | 19:12 WIB
ANEKA RAGAM

Suasana Masih Lebaran, Pedagang Ikan Basah di Pajak Parluasan Siantar Sepi

22 Maret 2026 | 09:22 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H di Halaman Kantor Bupati

22 Maret 2026 | 08:54 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Wisatawan Meningkat 40 Persen, “Periksa Ketat Alat Kelayakan Keselamatan di Pelabuhan”

21 Maret 2026 | 20:14 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun Lakukan Pengecekan Kapal Wisata: “Utamakan Keselamatan”

21 Maret 2026 | 17:46 WIB
ANEKA RAGAM

Walikota Siantar  Bersama Unsur Forkopimda Lepas  Pawai Takbir  Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

21 Maret 2026 | 08:18 WIB
ANEKA RAGAM

Pawai Obor 1000 Obor BKM Masjid Raya Siantar Semarakkan Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1447 H

21 Maret 2026 | 08:16 WIB
ANEKA RAGAM

Sholat Idul Fitri 1447 H Muhammadiyah Kota Siantar, Aman dan Kondusif

20 Maret 2026 | 10:04 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Pintu Tol Panei Dibuka 07.00 WIB Sampai 21.00 WIB

19 Maret 2026 | 22:50 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Live Report Kapolres: Arus Lalu Lintas Meningkat, Jalur Lingkar Luar Parapat Bantu Urai Kemacetan

19 Maret 2026 | 19:48 WIB
NASIONAL

Di Bawah Bayang-Bayang Teror: Masa Depan Demokrasi Dipertaruhkan

18 Maret 2026 | 22:39 WIB
HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata