SIMALUNGUN,SENTER NEWS
LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Kabupaten Simalungun diminta untuk Marharoan (bekerja sama) dengan Pemkab Simalungun dalam rangka memperjuangkan hak masyarakat. Khususnya untuk pengadaan fasilitas umum dan sosial.
Pernyataan itu disampaikan Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga melalui sambutannya pada acara Syukuran Tahun Baru 2024. Berlangsung di kompleks Cadika, Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, Kamis (25/1/2024).
“Di Kabupaten Simalungun, ada perusahaan swasta seperti PT Bridge Stone, PT Lonsum dan PT Sipef. Untuk itu, LIRA dapat memperjuangkan agar perusahaan swasta itu menyediakan sarana olahraga dan pemakaman umum. Itu tidak menyalahi karena ada undang-undang yang mengaturnya,” kata Bupati.
Lebih lanjut ditegaskan, LIRA harus kompak, kuat dan bersatu. “Jangan mudah diadu domba agar dapat menunjukkan taringnya,” ujar Bupati yang mendapat sambutan dari para hadiran seperti Gubernur LIRA Sumut Soman Lubis dan Anggota DPRD Sumut, Rusli Lubis.
Kegiatan yang langsung diprakarsai Bupati LIRA Simalungu, Hotman P Simbolon tersebut juga dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Simalungun, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta pengurus LIRA Kecamatan dan ratusan masyarakat.
Membangun Kabupaten Simalungun menurut Bupati Radiapoh butuh kerjasama dengan berbagai pihak dan harus dekat dengan masyarakat.”Kalau ada hal yang tidak sesuai ketentuan, silahkan sampaikan kepada LIRA. Untuk itu, mari kita duduk bersama,” ujar Bupati Simalungun.
Sebelumnya, Ketua DPRD Simalungun Timbul Sibarani yang menyempatkan diri untuk hadir pada acara syukuran tersebut menyatakan, LIRA merupakan mitra yang tidak asing lagi. “Saya sudah lama kenal dan dekat dengan LIRA Simalungun ini. Untuk itu, kedepannya kita harus bekerja sama lebih baik lagi,” katanya.
Sementara, Bupati LIRA Simalungun, Hotman P Simbolon mengatakan, LIRA Simalungun telah mengalami banyak tantangan dan hambatan. Salah satunya, ada mengatasnamakan LIRA Simalungun yang juga menggunakan logo serupa. Untuk itu Kesbangpol Linmas Pemkab Simalungun diminta lebih selektif.
“Kalau ada mendaftar, beritahu kepada LIRA Simalungun yang secara nasional sudah terdaftar di Kemenkumham dan masuk rekor MURI. Mereka itu, LIRA tandingan,” kata Hotman.
Pada dasarnya Hotman menyatakan siap menudukung program Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga. Dijelaskan juga, ada lima kader LIRA Simalungun berhasil menjadi Pangulu (Kepala desa) di Kabupaten Simalungun.
Selanjutnya, Gubenur LIRA Sumut, Soman Lubis melalui mengatakan, acara syukuran Tahun Baru 2024 harus menjadai momentum untuk semakin memperkuat LIRA Simalungun sampai ke tingkat akar rumput.
“Bupati LIRA harus merespon apa yang disampaikan Bupati Simalungun. LIRA bukan musuh tetapi merupakan mitra atau teman untuk saling bergandengan tangan mewujudkan kebaikan,” ujar Soman Lubis.
Pada kesempatan sebelumnya, ada juga sambutan dari Pdt Henry dan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Simalungun yang menyatakan salut dengan keberadaan LIRA Simalungun. (In)






