SIMALUNGUN, SENTERNEWS
Dua unit rumah semi permanen yang ditempati nek Juminkem (63) dan Yayan (41) di Nagori Bah Sulung, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, ludes dilalap sijago merah. Bahkan, karena penghuninya tidak di rumah, seluruh barang-barang hangus tak bersisa.
Informasi yang dihimpun, awalnya masyarakat tiba-tiba melihat kepulan asap tebal dibarengi api sudah begitu marak dari rumah Nek Juminkem, Senin (11/3/2024) sekira jam 09.30 WIB. Meski masyarakat berusaha memadamkan api dengan seadanya, tetapi sia-sia. Karena, cuaca cerah diiringi hembusan angin membuat api begitu cepat merayap ke rumah sebelah.
Setelah api menghanguskan dua unit rumah, mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari PT Bridgestone akhirnya tiba, menyusul dua unit Damkar dari Pemkab Simalungun. Namun, Damkar hanya meyemprotkan api ke arah bara-bara api di antara puing-puing kebakaran.
“Api tiba-tiba begitu besar. Masyarakat memang sempat menyiramkan air ke arah api, tapi karena sudah keburu besar, api akhirnya merembes ke rumah sebelah,” kata warga setepat, Nia Telaumbanua (23) yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kebakaran.
Dijelaskan, sebelum terjadi kebakaran, Nek Juminem dan Pak Yayan memang tidak di rumah.”Habis semua, masyarakat yang berusaha memadamkan api seadanya tidak berhasil,” ujar warga lainnya.
Sementara, dari keterangan warga juga, kuat dugaan api berasal dari anti nyamuk yang masih menyala merembes mengenai bahan yang mudah terbakar. Kemudian, menjalar kebagian listrik dan menyebabkan korslet.
Peristiwa kebakaran itu sudah ditangani Polsek Serbelawan dengan memasang police line. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat kebakaran itu ditaksir sekitar Rp 200 juta. (Ro)






