SIANTAR,SENTER NEWS
Puluhan massa dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Penyelemat Demokrasi yang sempat berkumpul di halaman parkir Pariwisata, Jalan Merdeka Kota Siantar, gagal demo ke Polres Siantar dan Kantor DPRD Siantar, Rabu (20/3/2024) sekira jam 11.00 Wib
Masalahnya, meski sudah mempersiapkan spanduk, poster dan pengeras suara yang diusung mobil pick up, hujan yang cukup deras ternyata menjadi penghalang. “Ya, kita seharusnya sudah melakukan aksi. Tapi, lihat sendirilah, hujan kurang bersahabat,” kata koordinator aksi, Riski Nasution.
Dijelaskan, seyogianya ada empat tuntutan yang akan disuarakan. Seperti, mendukung DPR untuk melaksanakan haka angket terhadap kecurangan Pemilu 2024 yang sistimatis, terukur dan massif. Mendesak pemerintah untuk menstabilkan harga berbagai kebutuhan pokok.
Selanjutnya tolak kenaikan pajak PPN. “Selain itu, usut tuntas mavia beras di Sumatera Utara, usut tuntas peredaran Narkoba di Kota Siantar. “Terakhir evaluasi total kinerja Kapolres Siantar,” ujar Riski lagi sembari mengatakan bahwa Aliansi Mahasiswa dan Pemuda terdiri dari beberapa elemen. Diantaranya, Gemuruh, IMM, Gempar, Kopassis dan PMII.
“Aksi yang dilakukan pada dasarnya murni untuk menyuarakan hal yang sangat berkaitan dengan kepentingan masyarakat. “Sekarang saja kita sudah mengalami bagaimanaa beratnya beban masyarakat akibat kenaikan berbagai harga kebutuhan pokok. Kalau teman-teman mahasiswa di ibu kota jauh hari sudah melakukan aksi,” kata Riski.
Namun, meski hujan telah menghalangi aksi yang akan digelar, mahasiswa menyatakan akan menggelar aksi Senin (25/3/2024) mendatang. “Kita tidak akan mundur dan kita akan tetap menyuarakan tuntutan karena Indonesia dan kota Siantar sedang tidak baik-baik saja,” ujar mahasiswa lainnya.
Sementara, pihak kepolisian yang sempat berjaga-jaga di depan Mapolres Siantar dan DPRD Siantar yang mengetahui aksi dibatalkan, akhirnya membubarkan diri. “Ya, adik-adik mahasaiswa katanya batal unjukrasa. Padahal, kita tadi sudah siap melakukan pengawalan,” kata Padal, Polsek Siantar Barat, Ipda Irwan S.
Jelang beberapa saat, puluhan personel Polres Siantar yang berada di lingkungan DPRD Siantar membubarkan diri dan kembali ke markas. “Infoirmasinya, adik-adik mahasiswa itu akan menggelar Senin depan,” ujar Ipda Irwan sembari meninggalkan kantor DPRD Siantar yang masih diiringi dengan hujan. (In)






