SIANTAR, SENTER NEWS
Kehadiran Mayjen Hassanudin sebagai Plt Gubernur Sumatera Utara menggantikan Gubernur Edy Rahmayadi yang masa jabatannya telah berakhir, tentu memberi harapan baru kepada masyarakat khususnya untuk Kota Siantar.
Seperti disampaikan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pematang Siantar, H M Natsyir Armaya Siregar yang juga tokoh masyarakat Kota Siantar yang dikenal terdiri dari beragam suku, agama dan golongan, Selasa (5/9/2023).
“Kita menyambut baik Plt Gubernur yang baru dengan harapan dapat memberi suasana kesejukan. Apalagi saat ini sedang memasuki tahun politik menjelang Pemilu 2024 mendatang,” kata Drs H M Natsyir Armaya.
Dijelaskan, Mayjen Hassanudin merupakan kepala daerah yang tidak dipilih melalui Pilkada tetapi dihunjuk pemerintah pusat. Untuk itu, harus lebih jernih mencptakan situasi dan kondisi politik di Sumatera Utara.
Secara internal atau dalam pemerintahan Propinsi Sumatera Utara, Plt Gubernur juga harus dapat mengayomi seluruh pejabat apalagi sebelum masa jabatan Edy Rahmayadi berakhir, sempat melakukan pelantikan beberapa pejabat.
Artinya, pemimpin baru di Kantor Gubernur Sumatera Utara juga dapat menciptakan kesejukan dan kenyamanan di lingkungan pemerintahan dan tidak menciptakan riak-riak yang malah membias secara eksternal. Apalagi masa jabatan Plt Gubernur saat ini masih sekitar 1,5 tahun lagi.
Kemudian, apa yang sudah baik dilakukan Gubernur sebelumnya da nada yanag belum selesai dikerjakan dapat ditindaklanjuti kembali. Misalnya soal infrastruktur jalan propinsi yang kondisinya banyak rusak. Khususnya di Kabupaten Simalungun dan Kota Siantar.
Kalau Gubernur sebelumnya telah menampung dana APBD 2023 untuk revitalisasi lapangan H Adam Malik yang saat ini masih tahap pekerjaan, Plt Gubernur harus tetap mengawasi pelaksanaannya dengan baik.
Namun, Gubernur Edy Rahmayadi yang pernah berjanji akan mengucurkan dana untuk pembangunan stadion Sang Naualuh diharap dapat dianggarkan Plt Gubernur untuk APBD Sumatera Utara 2024.
Hal senada disampaikan anggota DPRD Siantar Andika Prayogi Sinaga . Kota Siantar dengan APBD Siantar yang terbatas, tentu tidak mampu melakukan pembangunan secara maksimal. Artinya, tetap bergantung adanya bantuan dari APBD Sumatera Utara.
Karenanya, pada APBD Sumatera Utara 2024 diharap mengucurkan anggaran untuk Kota Siantar. Khususnya menampung anggaran pembangunan stadion Sangnaualuh Kota Siantar yang pernah dijanjikan Gubernur Edy Rahmayadi.
“Stadion sangat dibutuhkan untuk menggerakan aktifis kaum muda Siantar. Harapan kepada Plt Gubernur yang baru dapat mengucurkan pembangunan stadion yang kondisinya saata ini begitu memprihatinkan,” ujar Andika Prayogi yang juga Ketua PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat dan Ketua Pengcab Karateka Kala Hitam Kota Siantar.
Hal lain yang harus diperhatikan selain pembangunan atau perbaikan infrastrukur, bantuan dana hibah kepada rumah-rumah ibadah. “Banyak rumah ibadah yang membutuhkan bantuan. Jadi, kita harap itu juga direalisasi Plt Gubernur,” ujarnya.
Selanjutnya, kondutifitas Sumatera Utara yang secara umum cukup baik harus ditingkatkan terus. Dan, kalau Gebernur Edy Rahmayadi sering datang ke Siantar, Plt Gubernur Mayjen Hassanudin diharap juga begitu.
“Selain dapat mengetahui bagaimana karakateristik kota Siantar dengan keberagaman suku dan agama, juga dapat mengadopsi apa yang dibutuhkan untuk Kota Siantar,” kata Andika Prayogi Sinaga.(In)






