SIANTAR, SENTERNEWS
Para pengendara sepeda motor, mobil dan kenderaan lainnya masih kebingungan mencari Bahan Bakar Minyak (BBM). Pasalnya, selain mulai langka, antrian panjang juga terjadi di SPBU Kota Siantar, Senin (1/11/2025).
Kondisi tersebut sudah berlangsung sejak, Sabtu (29/11/2025). Antara lain di SPBU, Jalan Medan. Antrian panjang malah terjadi mulai dari simpang Jalan Patuan Nanggi. Akibatnya, kenderaan yang berhenti di tepi jalan, membuat arus lalulintas jadi terganggu.
Demikian juga SPBU di Jalan Siang Naualuh Damanik, Jalan Melanton Siregar dan di SPBU lainnya. Bahkan BBM di SPBU Jalan Sisingamangaraja tak jauh dari Polsek Siantar Utara, malah sudah kosong. Sehingga pihak SPBU memasang plang ” BBM Habis”.
“Habis bang. Semua jenis BBM masih kita tunggu masalahnya pasokan memang terbatas sekali,” kata salah seorang pekerja si SPBU tersebut.
Sementara, seorang pengendera mobil, Akhyar (53) mengaku sudah menelusuri sejumlah SPBU. Namun, tidak menemukan pertalite. “Dimana ada SPBU yang masih ada pertalite?” katanya malah balik bertanya.
Kabag Perekonomian dan SDM Pemko Siantar, Sari R Damanik membenarkan, BBM di Siantar mengalami kelangkaan. “Tadi Pemko sudah melakukan rapat soal BBM itu,” katanya.
Dijelaskan, biasanya, BBM untuk Kota Siantar masuk dari Belawan. Tapi, karena kapal tanker BBM sulit untuk menyandar, akhirnya terkendala.
“Informasi yang kita terima. BBM untuk Siantar akan didatangkan dari Dumai.,” ujarnya tak dapat memastikan kapan BBM tersebut bisa stabil meski Jumat (5/12/2025) BBM dari Dumai baru masuk Siantar.
Selain di SPBU, pedagang BBM eceran yang dua hari sebelum masih menjual seharga Rp 14 ribu per liter, saat ini sudah tidak ada lagi. “Habis bang, nggak bisa lagi ambil dari galon (SPBU-red),’ kata pedagang bensin eceran di samping gedung MUI Siantar. (In)






