SIANTAR, SENTER NEWS
Aksi Gank Motor di Kota Siantar tampaknya mulai muncul kembali. Terbukti, seorang warga yang mengenderai sepeda motor Ade Taruna (24) dibacok pada bagian kepala sampai 19 jahitan. Sedangkan kepala temannya berinisial AJ (23) dipukul pakai batu.
Kejadian itu dibenarkan AJ, warga, Km 4,5 Kelurahan Naga Pitu, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar. “Ya, teman saya Ade mengalami luka bacok sampai 19 jahitan dan kami sudah melapor ke Polsek Siantar Timur,” ujar AJ, Minggu (2/7/2023).
Dijelaskan, kejadian yang mereka alami berlangsung, Minggu (26//6/2023) sekira jam 02.00 Wib dini hari lalu. Awalnya AJ dan Ade dan dua temannya dengan dua sepeda motor berangkat dari rumah menuju arah Kota Siantar.
Namun, tiba di persimpangan Rambung Merah, Tugu Dayok Mirah, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, ada sekelompok anak muda berteriak dengan kata-kata kotor kepada mereka.
Karena tidak terima, mereka menemui sekelompok anak muda yang nongkorong di samping sepeda motor masing-masing. “Waktu orang itu kami datangi, kami bertanya kepada siapa kata-kata kotor itu ditujukan. Akhirnya mereka tidak terima,” ujar AJ.
Namun, saat bersamaan puluhan teman mereka yang juga mengenderai sepeda motor yang disebutnya Gank Motor, berdatangan. Ada membawa kelewang, pisau, obeng dan senjata tajam lainnya. Selanjutnya kepala AJ sempat dipukul pakai batu. Namun, berhasil mengelak dan lari menjauh.
“Tapi, teman saya yang bawa kereta akhirnya diserang dan kepalanya dibacok pakai kelewenang. Saat itu, Ade berlumuran darah dan pengeroyok itu langsung kabur,” ujar AJ lagi.
Melihat kondisi korban berlumuran darah, dilarikan temannya dengan berbonceng tiga ke Rumah Sakit Horas Insani Kota Siantar untuk menjalani perawatan. “Setelah mendapat perawatan dan pulang ke rumah, siang harinya ada Polisi dari Polsek Siantar Timur datang ke rumah korban di Perumahan Asilum,” ujar AJ.
Sebelum membuat laporan, korban ditemani AJ dan dua temannya lebih dulu visum di RSUD Djasamen Saragih Kota Siantar. “Sudah empat hari korban harus berobat jalan. Jadi, korban dan kami temannya maupun keluarga korban, berharap supaya pelaku segera ditangkap. Mereka sepertinya kelompok Gank Motor,” imbuh AJ.
Informasi terakhir, AJ mengatakan bahwa personel Polsek Siantar Timur sudah meminta keterangan kepada temannya sebagai saksi. “Kalau tidak salah, katanya ada satu orang yang sudah ditangkap. Tapi, saya belum mengetahui secara pasti,” ujar AJ.
Sejauh ini, informasi terkait dengan aksi Gank Motor tersebut belum bisa dikonformasi kepada pihak Polsek Siantar Timur. (In)






