SIMALUNGUN, SENTERNEWS
Aksi pembongkaran SD Negeri 091347 Tiga Runggu, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun dengan kerugian sekitar Rp 96,2 juta lebih dengan pelaku dua orang anak Siantar, berhasil diungkap Polres Simalungun.
Pengungkapan tersebut dilakukan Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun setelah melakukan penyelidikan sekira dua minggu lebih dengan meringkus pelaku berinisial AR (34) di kediamannya, Kelurahan Sigulang Gulang, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar.
Fakta tersebut dibenarkan Kapolres Simalungun, AKBP Ronald FC Sipayung SH SIK MH, melalui KBO Sat Reskrim Polres Simalungun Iptu Lumban Sirait SH yang dikonfirmasi, Senin (20/11/2023).
Dijelaskan, awalnya Kepala Sekolah, Linceria br Saragih mengetahui ruangannya dibongkar saat baru sampai ke sekolah sekira jam 07.04 Wib, Rabu (1/11/2023 lalu. Ketika diperiksa, ternyata, sejumlah barang termasuk laptop dan 1 router yang total nilainya Rp 96,2 juta lebih rahib.
Sebagai tindaklanjut, Kepala Sekolah melaporkan kejadian itu ke Polsek setempat. Kemudian personel Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun melakukan penyilidikan. Hasilnya, pelaku ternyata ada dua orang dan mengarah kepada AH yang berhasil diringkus. Ketika diintrogasi, AH mengaku melakukan aksinya bersama EZ (32).
“Sedangakn barang bukti yang diamankan setelah rumah AH digeledah, ditemukan dua unit tablet dengan nomor IMEI spesifik yang cocok dengan barang bukti yang hilang dari sekolah,” kata Iptu Lumban Sirait SH.
Sementara, personel Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun sudah mendatangi rumah EZ dan melakukan penggeledahan dengan mengamankan beberapa barang bukti lainnya. Namun saat itu EZ tidak berada di rumahnya dan masih tetap diburu.
“Penyelidikan dan penangkapan merupakan hasil informasi yang dipercaya personil Opsnal Jatanras yang dipimpin oleh Kanit Jatanras,” ujar Iptu Lumban Sirait SH sembari mengatakan bahwa AH telah diamankan bersama barang bukti di kantor Sat Reskrim Polres Simalungun, Pamatang Raya.
“Kita masih terus melakukan pengembangan untuk proses penyidikan lebih lanjut memburu EZ. Kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan EZ, kita minta segera melapor kepada pihak berwajib,” kata Ipti Lumban Surait. (red)






