SIANTAR, SENTERNEWS
Tugas Dewan Pengurus jajaran Yayasan Lentera Muallaf Indonesia (YLMI) Pematangsiantar memang berat. Namun, kalau dilakukan bersama-sama tentu lebih ringan dan dapat menjadi bekal di dunia dan akhirat kelak.
Pernyataan itu disampaikan Ketua YLMI Pematangsiantar, Drs Koni Ismail Siregar (Penerima Manfaat) pada pengukuhan dan pelantikan Dewan Pengurus YLMI Pematangsiantar priode 2026-2031. Berlangsung di Aula Gedung MUI Pematangsiantar, Jalan Kartini, Kota Siantar, Jumat (03/04/2026).
“Hari ini merupakan momentum yang istimewa bagi YLMI, teristimewa yang telah diberi amanah untuk berdakwah membimbing dan mendidik para muallaf yang madani,” kata Koni Ismail Siregar.
Dijelaskan, YLMI Pematangsiantar sudah beroperasi sejak lima tahun sesuai Alquran dan Hadis dan berdasarkan Pancasila. Bekerjasama sama dengan para ulama, intlektual dan bermintra dengan pemerintah dalam mengembangkan potensi umat.
Sebelumnya, Ketua Panitia Narimo SAg MPd melaporkan, kegiatan itu dihadiri Wakil Walikota Herlina mewakili Walikota, Ketua MUI Pematangsiantar Drs H M Ali Lubis, Ketua Dewan Masjid Indonesia Pematangsiantar Drs H M Natsyir Armaya Siregar, Hj Rini Silalahi anggota DPRD Siantar, para tokoh agama serta pengurus organisasi Islam lainnya.
Selanjutnya, pemandu acara Juliana Harahap mempersilahkan Sekretaris YLMI Pematangsiantar, H Bintar Saragih membacakan nama personel yang dilantik. Didampingi Bendahara Hj Nurliana Heriwati Siregar. Turut dilakukan pengukuhan Dewan Penasehat, Dewan Pembina dan Dewan Pengawas.
Dewan Pengurus YLMI terdiri dari, Ketua H Toifatul Azis Nasution, Wakil Ketua Narimo. Sekretaris Gina, Wakil Sekretaris Nuraini Siregar, Bendahara Hj Etria Zai dan Wakil Bendahata Hj Suriani Sari.
Kepengurusan dilengkapi Devisi Dakwah, Devisi Devisi Keorganisasian dan Humas, Devisi Hukum, Devisi Kesehatan dan Lingkungan, Devisi Pendidikan kepemudaan dan Olahraga, Devisi Sosial Budaya dan Ekonomi Kreatif.
H Bintar Saragih juga memaparkan progres pembangunan Gedung YLMI (Dua lantai) di atas lahan 8 kali 15 meter, hibah keluarga Endah dan Sri, di Jalan Melati, Kelurahan Simarito, Kota Siantar berbiaya Rp 1 miliar yang saat ini sudah mencapai 50 persen.
YLMI juga mengucapkan terimakasih kepada pihak yang telah membantu dana pembangunan Geung YLMI. Sebagai apresiasi YLMI menyerahkan penghargaan.

Ketua Dewan Pengurus YLMI H Toifatul Azis Nasution yang menerima pataka dari Drs Koni Ismail Siregar mengatakan, amanah yang diembannya cukup berat. Sehingga butuh kerja sama dan sama kerja dengan pengurus lain.
“Dengan hati yang bersih, dakwah membina para muallaf akan dapat diemban bersama dengan saling bergandengan. Sehingga berat menjadi ringan” kata H Toifatul Azis Nasution.
Kemudian, Ketua MUI Pematangsiantar, Drs H M Ali Lubis melalui sambutannya mengapresiasi pelantikan Dewan Pengurus YLMI Pematangsiantar.
“Dengan adanya pelantikan ini, semakin banyak da’i mengajak amar makruf nahi mungkar. Terutama membina para muallaf agar berpengetahuan meski tugas itu memang berat. Untuk itu, para pengurus harus solid dan saling menghormati,” kata H M Ali Lubis.
Walikota Siantar melalui Wakil Walikota Herlina menegaskan, para pengurus yang dilantik harus memiliki tanggungjawab dan keikhlasan menjalankan tugas dan program organisasi.
“YLMI sebagai mitra pemerintah harus mendorong keharmonisan dan kesejukan karena Pematangsiantar merupakan kota toleransi. YLMI juga harus melahirkan sumber daya manusia yang handal untuk melaksanakan program sosial dan keagamaan,” bebernya.
Dijelaskan, banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, Termasuk penyelesaian Gedung YLMI sebagai rumah singgah untuk pembinaan para muallaf yang harus diselesaikan. Sehingga, perlu kerja ekstra untuk mengajak para donatur membantu pembangunannya. (In)






