SIMALUNGUN, SIANTARNEWS
Saat Juminem (74) menghadiri acara hafiz Quran yang masih berada di Huta Bah Joga Selatan, Nagori Bah Joga, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, rumahnya hangus terbakar.
Awalnya, api yang berasal dari bagian depan rumah semi permanen itu diketahui warga sudah marak dan merembes ke bagian kamar. Dengan spontan, warga langsung berhamburan dan berupaya memadamkan api dengan seadanya.
Selain ada yang menyiramkan air dengan menggunakan ember, ada memasang slang dari sumur bor listrik untuk menyemprotkan air kearah kobaran api. Namun, karena amukan sijago merah begitu menyala, akhirnya menghanguskan rumah beserta isinya.
Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Manson Nainggolan SH MSi membenarkan saat kebakaran itu, rumah dalam keadaan kosong karena, Juminem sebagai pemilik rumah sedang berada di luar. Kejadiannya berlangsung, Minggu (7/1/20924) sekira jam 13.00 Wib.
“Setelah menerima informasi kebakaran itu, personel piket langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk turut membantu memadamkan api. Namun, api ternyata begitu marak dan menghanguskan rumah,” ujar Kompol Manson Nainggolan, Senin (8/1/2024).
Dari hasil olah TKP, tidak ada menimbulkan korban jiwa. Namun, putra dari pemilik rumah, Surya Darma yang tiba-tiba datang dan ingin masuk ke rumah mengambil barang, mengalami luka ringan pada bagian tangan karena tertimpa broti yang jatuh. Karena itu, warga menahannya untuk tidak menerobos masuk rumah yang diamuk sijago merah.
“Api diperkirakan berasal dari korselting listrik di dekat meteran yang kemudian merembes ke bagian plafon dan membakar dinding kamar terbuat dari triplek kamar dan menganguskan satu unti rumah,” ujar Kapolsek.
Dijelaskan, api tidak sempat merembes ke rumah sebelahnya karena berhasil dipadamkan petugas mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sekira jam 14.00 Wib. Kerugian ditaksir sekitar Rp 100 juta.
Barang bukti yang diamankan selain meteran listrik, juga broti bekas terbakar. Selanjutnya, personel Polsek memasang police line. (Ad)






