SIMALUNGUN,SENTER NEWS
Seorang bidan desa, Leni br Hutapea (45) dan anaknya, Perdinan Marbun (7) ditemukan tewas di kamar tidur rumahnnya, di Perumahan Mutiara Landbou, Nagori Bandar Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Selasa (18/4/2023) sekira jam 11.15 Wib.
Informasi yang dihimpun, penemuan tersebut berawal saat tetangga korban Rahel Pasaribu datang ke rumah korban yang tampak sepi. Meski sempat mengetuk pintu dan memanggil nama korban, tetapi tidak ada jawaban.
Ketika saksi mengamati sekitar rumah tersebut, ternyata pintu pagar rumah bagian depan tidak dikunci. Sehingga, langsung masuk ke teras dan pintu depan rumah korban ternyata tidak terkunci juga karena saat didorong ternyata terbuka.
Sambil tetap memanggil nama korban, saksi akhirnya masuk ke rumah dan saat itu sempat mencium bau busuk yang sangat mencurigakan. Selanjutnya, saksi melihat ada bercak-bercak darah di lantai yang mengarah ke dalam kamar.
Karena penasaran, saksi memberanikan diri melangkah mendekati kamar yang pintunya terbuka. Ketika diteliti lagi, kedua korban tampak terkapar berdekatan dalam keadaan tak bernyawa di bawah tempat tidur.
Temuan kedua mayat tersebut membuat Rahel Pasaribu tersentak dan langsung berlari ke luar rumah sambil berteriak ada mayat. Dalam hitungan detik, para tetangga langsung berhamburan ke lokasi dan benar menyaksikan ibu dan anaknya itu terkapar tak bernyawa di dalam kamar.
Selanjutnya, temuan itu dilaporkan warga kepada Babinsa dan Babinkamtibmas untuk kemudian sampai kepada Polsek Perdagangan yang selanjutnya meluncur ke lolasi. Kemudian, kedua jenazah korban dibawa Tim Forensic untuk autopsy ke Rumah Sakit Bayangkara Medan.
Kapolres Simalungun, AKBP Ronald FC Sipayung SH SIK yang berada di lokasi saat diwawancarai wartawan mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP. Dan persitiwa tersebut sedang dalam penanganan.
“Kedua korban sudah dibawah Rumah Sakit Bayangkara Medan untuk menjalani autopsi. Kita tunggulang hasil autopsi dan kita akan informasikan selanjutnya,” ujar Kapolres singkat meninggalkan lokasi yang masih ramai dengan warga. (Bg)






