SIANTAR, SENTER NEWS
Seorang lelaki berusia sekitar 45 tahun yang menyaku warga Kelurahan Tomuan,. Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar, diringkus petugas Trantip Pasar Horas saat akan melakukan aksi copet.
Penangkapan berawal dari adanya informasi pihak pedagang di balairung Pasar Horas, Jalan Imam Bonjol. Tak jauh dari lokasi stasiun angkutan antar kota, Jumat (6/10/2023) sekira jam 09.30 Wib.
Menurut pengakuan seorang pedagang yang berjualan di lokasi penangkapan, lelaki itu dikatakan sudah dikenal pedagang sering berkeliaran di Pasar Horas. Saat akan beraksi, pedagang mulai curiga melihat gerak-geriknya.
“Waktu dia mendekati seorang ibu-ibu yang mungkin baru turun dari angkot, pedagang langsung curiga. Tak tau siapa nama dan marganya,” kata pedagang pakaian roger sembari mengatakan ada pedagang yang menelepon petugas Trantib.
Fakta tersebut dibenarkan Direksi Operasional Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) Evra Saskia Damanik. “Setelah informasi masuk ke Trantib, personel langsung meluncur ke lokasi dan berhasil mengamankan pria yang akan mencopet itu,” katanya.
Dijelaskan, saat itu pedagang dan masyarakat mulai marah dan nyaris melakukan pemukulan. Namun, untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, langsung digelandang ke Pos Trantib Pasar Horas. Dan dari saku celananya ditemukan satu unit handphone yang tidak aktif.
“Waktu diintrogasi, jawaban lelaki itu berbelit-belit. Handphone yang ada disakunya dikatakan rusak dan akan diperbaiki. Awalnya dia mengaku marga Nababan. Kemudian, berubah lagi marga Naibaho. Jadi, tak jelas,” kata Evra.
Karena tidak ada barang bukti hasil curian dan tidak ada warga yang melapor kehilangan, lelaki itu akhirnya di lepas. Namun, lebih dulu diperingati dan didokumentasikan.
“Trantib sudah mengenal lelaki itu dan pedagang juga mengatakan lelaki itu memang sudah tidak asing lagi,” katanya.
Sementara, terkait aksi copet, minggu lalu pada sore hari ada seorang lelaki beraksi mencuri tabung gas di lantai II Gedung II. Namun, karena ketahuan dan dikejar pedagang, lelaki itu akhirnya kabur dan tabung gasnya ditinggalkan.
“Sehari setelah kejadian, lelaki itu ketangkap mencuri pagar besi di salah satu lokasi rumah sakit umum Jalan Vihara. Tidak tau bagaimana kelanjutannya,” kata Evra lagi.
Terkait aksi copet atau maling di sekitar Pasar Horas, masyarakat diminta selalu berhati-hati dan waspada. Artinya, masyarakat jangan pernah lengah atau lalai menjaga barang masing-masing.
“Kepada pedagang, kita harap tetap melakukan pengawasan dan langsung laporkan kalau ada orang yang mencurigakan,” ujar Evra Saskia mengakhiri. (In)






