SIMALUNGUN, SENTERNEWS
Saat menyeberang jalan, Deyna Khalisa Shaqi (6) ditabrak mobil pick up Mitsubishi Colt L 300 Colt L 300 BK 9062 WA di simpang Alpukat Huta II, Nagori Marjandi Embong, Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun.
Beberapa detik setelah kejadian, warga sempat melarikannya ke Puskesmas Panei Tongah. Namun, dalam perjalanan telah dijeput ajal dan menghembuskan nafas terakhir. Kemudian, jenazah gadis kecil itu dibawa ke RSUD Djasamen Saragih Kota Siantar, Rabu (21/2/2024).
Kasat Lantas Polres Simalungun IPTU Jonni F H Sinaga S H melalui Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun, IPTU Edi M Lubis SH mengatakan, awalnya mobil pick up Mitsubishi Colt L 300 melaju dari arah kota Siantar menuju Saribudolok.
Tiba di lokasi kejadian, persisnya di Jalan umum Km 18-19, mobil yang dikemudikan Marthin Alfred Rajagukguk menabrak korban yang menyeberang jalan dan mengalami luka berat pada bagian kepala.
Setelah menerima informasi dari masyarakat Unit Penegak Hukum (Gakkum) Sat Lantas Polres Simalungun langsung turun melakukan pengecekan dan olah ke TKP (tempat kejadian perkara) yang berada di sekitar pemukiman penduduk itu.
Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, termasuk dari Wagiman dan Rosmalince Br Saragih, kronologi kejadian, diduga akibat kurangnya kewaspadaan dan kecepatan tinggi dari mobil pick up yang dikemudikan Marthin Alfred Rajagukguk.
“Pengemudi Mobil Mitsubishi Colt L 300 sudah menjlani proses pemeriksaan intensif di Kantor Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun dan mobilnya diamankan sebagai barang bukti,” ungkap IPTU Edi M Lubis SH, Kamis (22/2/2024).
Dijelaskan juga, saat kejadian, kodisi jalan dalam keadaan bagus dan sepi. Tidak ada menghalangi pandangan dari kedua arah. Didentifikasi, kecelakaan yang menewaskan korban akibat faktor manusia.
“Tragedi ini menjadi pengingat berat bagi seluruh pengguna jalan akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dan kepedulian terhadap sesama pengguna jalan.,” ujar IPTU Edi M Lubis SH.
Kemudian, IPTU Edi M Lubis SH himbauan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas. Tragedi itu dikatakan atidak seharusnya terjadi jika kita pengendara maupun pejalan kaki, selalu berhati-hati dan mengikuti aturan lalu lintas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, patuh pada rambu-rambu dan aturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan bersama,” ujarnya lagi mengucapkan turut berduka atas kejadian tersebut.
Ke depannya, IPTU Edi akan bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk melihat kemungkinan peningkatan infrastruktur jalan. Seperti penambahan rambu lalu lintas dan penyeberangan pejalan kaki, serta kampanye keselamatan lalu lintas yang lebih intensif. (In)






