SIANTAR, SENTERNEWS
Puluhan anak didik Taman Kanak-kanak (TK) Yayasan Perguruan Hidayatul Islamiyah (YPHI), Jalan Padang Sidempuan, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, kunjungi Flora Nauli (Budi Daya Madu), di Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar
Sitalasari, Kota Siantar, Sabtu (07/02/2026).
Eva Susanti Hasibuan sebagai pimpinan rombongan mengatakan, kedatangan anak didik, didampingi para guru. “Kita ingin menambah wawasan anak didik terkait lingkungan alam khususnya tentang budi daya lebah madu di Flora Nauli,” katanya.
Pada kesempatan itu, anak didik TK YPHI yang tampak ceria dipersilahkan memegang sarang lebah tanpa rasa takut karena sebelumnya sudah diarahkan tidak berbahaya.

Selanjutnya, Rohman sebagai tenaga ahli Flora Nauli Group yang dikelola Aam Hasanuddin, paparkan berbagai hal terkait ternak madu dan produksi yang dihasilkan dengan bahasa sederhana.
“Di dalam sarang lebah madu ada lebah ratu yang membuahkan telur dengan jumlah ribuan perhari. Ada pejantan yang selalu menemani ratu dan ada lebah pekerja untuk mencari makan,” kata Rohman kepada anak didik.
Selain menghasilkan madu, lebah madu juga menghasilkan bipolen yang dapat dikonsumsi manusia karena bergizi tinggi. Ada juga royal jelly sebagai enzim yang dihasilkan lebah muda dan lainnya.
Usai pemaparan , dilakukan tanya jawab. Setiap anak didik yang dapat menjawab pertanyaan diberi hadiah satu botol madu. Demikian juga yang mengajukan pertanyaan. Sehingga, tanya jawab berlangsung komunikastif.
Pada kesempatan itu juga, para guru dan anak didik diberi kesempatan mencicipi madu yang terdiri dari berbagai jenis dengan cita rasa manis, pahit dan asam. “Rasa yang berbeda itu karena bunga yang dimakan lebah berbeda-beda,” kata Rohman.
Sementara, Aam Hassanuddin, beristrikan Sabariah Harahap Spd sebagai anggota DPRD Siantar kepada media ini menjelaskan, Flora Nauli Group sudah berdiri tahun 2010 di atas lahan 40 meter kubik.
Flora Nauli selalu didatangi berbagai masyarakat, pelajar, mahasiswa bahkan ada dosen yang melakukan penelitian dari dalam dan luar negeri. Sebagai mitra dari Pemko Siantar melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan selalu tampil mengikuti bazar di berbagai daerah.
“Kita juga menyediakan bibit untuk beternak madu,” kata Aam Hasanuddin sebagai penerima penghargaan dari Asosiasi Perlebahan Indonesia sebagai Intruktur Andalan Nasional untuk Budi Daya Lebah Apis dan Lebah Kelulut tahun 2024. (In)






