SIANTAR, SENTER NEWS
Saat hujan tiba seperti beberapa hari terakhir, sejumlah badan jalan di Kota Siantar selalu digenangi air bahkan banjir. Seperti yang terjadi di depan Masjid Taqwa Muhammadiyah, Simpang Jalan Cokro-Merdeka, Jumat (1/9/2023).
Banjir terjadi karena lobang saluran air dari badan jalan menuju drainase yang semakin dangkal, terlalu kecil atau tak sebanding dengan genangan air setinggi sebetis orang dewasa. Sementara, gorong-gorong juga tak berfungsi maksimal.
“Kalau hujan, simpang jalan Cokro-Merdeka ini sudah menjadi langganan banjir. Bahkan, airnya masuk ke lingkungan SMP Swasta Muhammadiyah yang masih satu kompleks dengan masjid,” ujar salah seorang pedagang yang di depan kiosnya terjadi genangan air.
Karena situasi tersebut, sejumlah pedagang lainnya mengaku kawatir kalau banjir semakin tinggi seperti beberapa waktu lalu. “Nggak taulah kenapa Pemko melalui dinas terkait tidak memperhatikannya supaya disini tidak menjadi langganan banjir,” ujar pedagang.
Sebelumnya, Abror Nasution yang juga membuka usaha di salah satu kios depan SMP Swsta Muhammadiyah itu mengatakan, beberapa hari lalu banjir lebih parah. Sementara, sampai saat ini, Pemko melalui pihak terkait sepengetahuannya belum pernah meninjau lokasi.
“Kalau saat banjir seperti saat ini, maunya ada pejabat melalui dinas terkait dari Pemko yang turun. Tapi, saya yakin dinas terkait pasti mengetahui simpang Cokro-Merdeka ini menjadi langganan banjir,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, kalau hujan deras dan berlangsung lebih dua jam, genangan air ada sampai selutut orang dewasa. Terjadi mulai dari depan kantor Dinas Pendidikan sampai mendekati Rumah Sakit Vita Insani.
Kemudian, kalau hujan mulai reda, genangan air juga agak lama baru surut. Sementara, para pedagang yang menempati kios terpaksa harus bekerja membersihkan lantai tempat berjualan yang bercampur lumpur.
Sampai berita ini dilansir ke redaksi sekira jam 15.30 Wib, pihak Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) maupun Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman Rakyat (PUPR) Kota Siantar yang membidangi masalah jalan dan drainase, belum berhasil dikonfirmasi. (In)






