SIANTAR, SENTERNEWS
Dengan banyak jalan rusak di Kota Siantar tetapi tidak kunjung diperbaiki, masyarakat mulai bereaksi. Misalnya, di jalan berlobang ditanam pohon, diletakkan pot pakai bunga. Kemudian, bermunculan sindiran “nyeleneh” yang malah diekspos melalui media sosial.
Pot pakai bunga, diletakkan persis di dalam lobang jalan rusak, Jalan Sriwijaya, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara dan lobang jalan rusak ditanam pohon berada di Jalan Sibolga, depan SMP 12 Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Utara.
Menurut warga di sekitar Jalan Sriwiwjaya, pot lengkap pakai bunga sengaja diletakkan di lobang badan yang rusak, selain sebagai tanda ada jalan berlobang sehingga pengendera berhati-hati, juga agar diketahui Pemko Siantar bahwa jalan itu perlu diperbaiki.
“Pot bunga itu sudah lebih dari seminggu diletakkan. Sampai-sampai daunnya layu. Tapi belum juga ada perhatian Pemko,” kata seorang warga yang duduk di salah satu warung tepi jalan tak jauh dari lokasi, Senin (18/9/2023).
Demikian juga tanaman di Jalan Sibolga yang daunnya mulai berguguran karena kering akibat terik matahari tetapi dibuat les oranye bertuliskan BPBD. Sementara, pengendera mengatakan untung ada pot bunga itu. Sehingga, bisa mengetahuinya ada lobang yang cukup dalam dan luput dari kecelakaan lalulintas.
Kalau tidak ada pot bunga itu, pengendera tidak mengetahui ada lobang yang cukup dalam dan lebar. “Terutama malam hari apalagi hujan turun karena lobang yang digenangi air, rata dengan jalan dan pengendera bisa terjebak,” kata Maknu (35) pengemudi sepeda motor BK 2946 WAT.
Sementara, ada cemoohan lain yang cukup “menohok” sebagai suatu kritikan tajam kepada Wali Kota atau Pemko Siantar. Bahkan, sudah diekspos melalui media sosial lengkap pakai poto.
Seperti yang diposting Henry Sinaga melalui face book. “Selain danau-danau kecil di Kota Siantar, juga ditemukan tanaman di jalan raya. Seperti Jalan Sibolga. Sayang sekali tanamannya tidak diurus dengan baik apalagi ditambah tanaman palawija,”.
Lebih lanjut dituliskan lagi,”Kalau ditanam palawija, akan menghasilkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) selain dari kenaikan NJOP 1000 persen dan PAD dari pungutan PBB kedaluarsa,”.
Pantauan soal jalan rusak di Kota Siantar ditemukan di sejumlah lokasi di seluruh Kecamatan Kota Siantar. Karena tak kunjung diperbaiki meski hanya sekedar tambal sulam, lobang tersebut semakin melebar. Namun, ada yang ditambal sulam, tidak berapa malah berlobang kembali.
Antar Lain, di depan Hotel Sapadia menuju simpang Jalan Pane. Karena banyaknya lobang, pengendera sulit memilih mana jalan yang rata. Demikian di Jalan Rajamin Purba dan Jalan Rakuta Sembiring.
Sebelumnya, Sopian Purba sebagai Plt Kadis PUPR Kota Siantar mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan soal jalan rusak untuk segera diperbaiki. “Kalau yang di Jalan Pane sudah kita hotmiks. Yang lain segera diperbaiki setelah Perubahan APBD Siantar 2023 ini,” ujarnya singkat. (In)






