SIANTAR, SENTERNEWS
Setelah Zulkifli Lubis mengajukan surat mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Perumda Tirtauli Kota Siantar, tertanggal 18 September 2023 lalu, sampai saat ini masih belum jelas kapan dan siapa yang akan menggantikannya.
Namun demikian, kekosongan jabatan tersebut diharap tidak berlama-lama. Harus segera diisi Karena, jabatan Dirut sangat dibutuhkan untuk melaksanakan kepemimpinan agar tidak menggangu kinerja pelayanan kepada masyarakat.
Seperti disampaikan anggota DPRD Siantar dari Komisi II, Ferry SP Sinamo yang membidangi masalah Perumda Tirtauli Kota Siantar. Kalau berlama-lama, dikatakan tidak akan ada yang bertanggungjawab terhadap management Perumda.
Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD, Dirut bertanggungjwab kepada Wali Kota sebagai owner. “Karena tidak ada Dirut, siapa bertanggungjawab?” katanya sembari bertanya,” Jumat (29/9/2023).
Sedangkan Direktur Teknik (Dirtek) dan Direktur Umum (Dirum) dikatakan tidak bisa bertanggungjawab kepada Wali Kota.Tetapi bertanggungjawab kepada Dirut yang telah mengundurkan diri. Untuk itu, Wali Kota diharap segera mengisi kekosongan jabatan Dirut tersebut.
Dijelaskan, unsur direksi di lingkungan Perumda Tirtauli memiliki dinamika yang cukup unik. Karena, awalnya diangkat secara kolegtif kolegial atau bersamaan. Namun, pada perjalanan selanjutnya, terjadi pergantian Dirtek dari Paruhum Siregar kepada Andarianto tahun 2021. Kemudian, Dirum Berliana Napitu digantikan Arianto tahun 2022.
“Karena Perumda merupakan lembaga yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat banyak, sebagai pengganti Dirut idealnya orang dalam yang sudah mengetahui bagaimana dan dimana kelemahan serta kelebihan Perumda Tirtauli,” kata Ferry SP Sinamo yang pernah menjabat sebagai Komisaris PT Inalum itu.
Terkait mundurnya Zulkifli Lubis, sebenarnya masih penuh misteri atau tanda tanya. Kalau alasan pengunduran diri ingin mengabdi di luar Perumda, menurut Ferry sebenarnya masih belum dapat diterimanya.
“Kita memang harus menghormati hak pribadi Zulkifli mengundurkan diri. Tapi, kita kaget juga karena beliau sukses memimpin Perumda Tirtauli dengan meraih beberapa prestasi seperti TOP BUMD Awards 2023 dengan Bintang 5. Prestasi itu bukan sembarangan,” imbuh Ferry.
Sebelumnya lagi, di tangan Zulkifli Lubis, Perumda mendapat apresiasi QIMS sebagai lembaga yang memperhatikan pengelolaan manajemen perusahaan dan standar operasional prosedur perusahaan Tahun 2022.
Terpisah, Pardamean Silaen sebagai Ketua Dewan Pengawas Perumda Tirtauli Kota Siantar yang dikonfirmasi mengatakan, terkait masalah BUMD memang ada diatur pada PP No 54 Tahun 2017. Dan, yang mengangkat unsur direksi adalah Wali Kota.
“Ya, saya sendiri belum begitu mengetahui bagaimana perkembangan soal pergantian Dirut yang telah mengundurkan diri itu. Yang jelas, semua akan dikoordinasikan kepada Wali Kota,” ujarnya singkat.
Sementara, informasi yang diperoleh dari lingkungan internal Perumda Tirtauli Kota Siantar, sejumlah kalangan internal mengatakan bahwa kondisi Perumda tersebut masih baik-baik saja. Hanya saja, ketiadaan Dirut dikatakan memiliki kejanggalan.
“Kalau bisa diibaratkan, Perumda seperti ayam kehilangan induk. Dan upaya percepatan pengisian jabatan yang kosong itu tentu sangat positif,” ujar salah seorang kepala bagian yang minta namanya tidak disebutkan.(In)






