SIMALUNGUN, SENTER NEWS
Kapolres Simalungun, AKBP Ronald F C Sipayung menekankan pentingnya pemberantasan Narkoba sebagai salah satu persoalan utama yang dihadapi masyarakat saat ini. Sehingga, masyarakat dan tokoh agama diminta ikut berperan aktif dalam penanganannya.
Pernyataan itu disampaikan melalui pelaksanaan Program Quick Wins Presisi Polres Simalungun dengan fokus pada Implementasi Optimalisasi Pelayanan Publik melalui Minggu Kasih. Berlangsung di GKPS Purbasari, Nagori Purba Sari, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Minggu (6/8/2023)
Ditegaskan, Narkoba adalah musuh bersama. Bukan saja merusak fisik penggunanya, tetapi juga merenggut masa depan generasi muda, merusak keluarga, dan pada akhirnya merusak bangsa. Narkoba adalah perangkap yang setiap tahunnya merenggut jutaan hidup dan potensi yang seharusnya digunakan untuk membangun negara .
“Kita harus mewaspadai juga penyebaran Narkoba yang semakin canggih. Di mana pelaku penyalahgunaan Narkoba bukan lagi segelintir orang, melainkan menjangkau semua kalangan, termasuk remaja. Karena itu, pendidikan tentang bahaya Narkoba harus dimulai sejak dini, baik di lingkungan keluarga, sekolah, sampai masyarakat,” beber Kapolres.
Sebagai aparat penegak hukum, Kapolres berharap semua pihak dapat bekerja sama dan bersinergi untuk melawan bahaya Narkoba. “Ingatlah bahwa melawan Narkoba adalah tanggung jawab kita semua, bukan hanya tugas polisi atau pemerintah saja,” kata Kapolres lagi.
Dalam upaya memberantas Narkoba di wilayah Simalungun, Kapolres menyampaikan arahan tentang sebuah permasalahan yang begitu serius dan telah menghancurkan banyak generasi muda “Ini bukanlah persoalan kecil, dan kita semua harus berkomitmen untuk melawannya,” tegasnya.
Selain Narkoba, turut disinggung soal kenakalan remaja yang juga menjadi prioritas bagi Polres Simalungun untuk ditanggulangi dalam penjagaan Kamtibmas. Untuk itu, perlu kerja sama dengan komunitas dan organisasi pemuda, serta sekolah untuk mengedukasi remaja tentang bahaya kenakalan dan pentingnya hidup berdisiplin.
Dijelaskan, pelaksanaan Program Quick Wins Presisi Polres Simalungun bertujuan memberi pelayanan publik yang optimal dan membuka ruang komunikasi antara Kapolres dan personil Polres Simalungun dengan masyarakat.
“Melalui interaksi ini, perkara-perkara publik dapat langsung didengar dan ditangani, termasuk kritik, saran, dan aduan masyarakat,” tegas Kapolres.
Kapolres Simalungun juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban serta menjaga kepercayaan publik terhadap Polri. Dijelaskan juga tentang pentingnya peran gereja dalam merawat toleransi antar umat beragama dan memberikan siraman rohani kepada jemaat.
Terkait Pemilu 2024 mendatang, semua elemen masyarakat diharap dapat bersama-sama menciptakan suasana Pemilu yang damai dan sejuk. Meski berbeda pilihan politik, masyarakat diharapkan tetap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa.
Kegiatan itu turut dihadiri beberapa pejabat Polres, jemaat GKPS Purbasari, dan masyarakat setempat. Selain melakukan ibadah dan sambutan Kamtibmas dari Kapolres Simalungun, juga penyerahan tali asih Polres Simalungun kepada pengurus Gereja. (red/rel)






