SIMALUNGUN,SENTERNEWS
Di era globalisasi dan kemajuan teknologi yang serba cepat seperti sekarang ini, generasi muda menghadapi tantangan yang sangat kompleks. Karenanya, sangat penting untuk tetap berpegang pada nilai-nilai etika dan moral.
“Etika dan budi pekerti yang baik harus menjadi kompas dalam setiap langkah dan keputusan kita,” ujar Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC Sipayung pada kegiatan Cooling System Pojok Pemilu dan program Police Goes to School, Selasa (5/12/2023).
Pada kegiatan yang berlangsung di SMK YAPIM Taruna, Pedagangan II, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun itu, Kapolres melalui sambutannya juga menekankan pentingnya etika dan budi pekerti dalam membentuk karakter penerus bangsa.
“Kecerdasan intelektual memang penting. Namun tidak lebih berharga dari etika dan budi pekerti yang baik. Kita memang menghargai kecerdasan dan pengetahuan. Namun, perlu kita pahami bahwa orang pintar atau cerdas belum tentu dapat menjadi pelopor kebaikan jika tidak didukung dengan etika yang baik,” tegasnya.
Ditegaskan juga, etika adalah landasan bagi setiap tindakan, dan bisakah dibayangkan, jika orang yang cerdas itu tidak memiliki etika bagus, tentu dapat merugikan banyak orang. Sebaliknya, orang dengan etika bagus akan selalu menjadi aset berharga bagi komunitas dan bangsa.
Pembangunan karakter dan etika menuurut Kapolres harus menjadi prioritas bersama. Bukan hanya di lingkungan sekolah tapi juga di rumah dan dalam masyarakat. Pihak sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter anak bangsa.
“Mari kita tanamkan nilai-nilai positif ini sejak dini sehingga anak-anak kita dapat tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang bukan hanya pandai dalam ilmu pengetahuan. Tetapi juga kaya akan kebajikan, memiliki integritas tinggi, dan mampu menjadi contoh bagi masyarakat,” ucap Kapolres Simalungun.
Program Police Goes to School merupakan salah satu langkah penting dalam membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan, serta nilai-nilai etis yang akan membimbing mereka menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan berkontribusi positif untuk Indonesia.
Pada kesempatan itu, Kapolres juga mengadakan apel rutin dan memberikan edukasi mengenai wawasan kebangsaan, sosialisasi mengenai bahaya Narkoba, anti-bullying, dan Pemilu damai. Upaya yang dilakukan itu untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan semangat kebangsaan, nilai-nilai toleransi, dan cinta tanah air di kalangan generasi muda.
Kegiatan itu juga dihadiri Kasat Resnarkoba, AKP Adi Haryono SH, Kasat Binmas AKP Hengky B Siahaan SH, Kapolsek Perdagangan AKP Julipan Panjaitan SH, serta personel Polres Simalungun dan Polsek Perdagangan. (In)






