SIMALUNGUN, SENTERNEWS
Jumlah wisatawan di pelabuhan Kapal Atsari, Parapat, Kabupaten Simalungun meningkat sebesar 40 persen. Untuk itu, kelayakan alat keselamatan seperti life jacket dan life buoy pada kapal pengangkutan harus diperiksa ketat kelayakannya.
Life jacket dan life buoy adalah dua alat keselamatan utama di atas kapal yang berfungsi untuk mencegah tenggelam dalam keadaan darurat. Kelayakannya harus selalu dipastikan.
Fakta tersebut disampaikan Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang SIK SH MM, saat melakukan pengecekan di Pelabuhan Kapal Atsari, Parapat, Jumat (20/03/2026), melalui Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba yang dikonfirmasi, Sabtu (21/03/2026).
“Kapolres menyampaikan himbauan kepada pegawai Pelabuhan Atsari bahwa jumlah wisatawan telah meningkat sebanyak 40 persen. Ini memerlukan perhatian ekstra terhadap keselamatan penumpang,” ujar AKP Verry Purba.
Pengecekan itu dikatakan bagian dari pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Toba 2026 dalam rangka pelayanan dan pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Simalungun.
Kepada pegawai pelabuhan diimbau intuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memastikan keamanan masyarakat dalam melakukan penyeberangan dari Kota Wisata Parapat menuju Kabupaten Samosir, begitu pula sebaliknya.
Dijelaskan juga, kapal motor yang berlabuh di Pelabuhan Atsari, seperti halnya di Pelabuhan Tiga Raja, merupakan angkutan umum masyarakat yang dapat mengangkut kendaraan roda dua atau sepeda motor.
Untuk itu, pegawai pelabuhan diminta selalu memeriksa perlengkapan keamanan di atas air dan tidak pernah mengangkut penumpang atau kendaraan sampai overload yang dapat membahayakan keselamatan penumpang.
Sedangkan kepada masyarakat yang hadir di pelabuhan, Kapolres menyampaikan himbauan penting tentang penggunaan Call Center Polri 110 untuk melaporkan semua kejadian kepada pihak kepolisian untuk dapat melaporkan semua kejadian kepada pihak kepolisian. Layanan tersedia 24 jam non-stop.
“Dengan peningkatan wisatawan hingga 40 persen, potensi kejadian yang memerlukan bantuan kepolisian juga meningkat. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu menghubungi 110,” ungkap Kasi Humas.
Meskipun wisatawan meningkat 40 persen, situasi di Pelabuhan Atsari tetap aman dan kondusif. Penyeberangan berjalan lancar dan tertib. (In)






