SIANTAR, SENTERNEWS
Tiga Buku soal hukum hasil karya sendiri, diserahkan Dr Sarbudin Panjaitan ke Perpustaan Umum, Kota Siantar. Tujuannya sebagai penambah literasi dan refrensi para aktifis hukum, dosen maupun para mahasiswa, Selasa (19/9/2023).
Ketiga buku itu berjudul, “Auditor Dalam Perkara Korupsi di Indonesia Berbasis Nilai Keadilan”. “Pertanggungjawaban Pidana Dalam Delik Korupsi Atas Perintah Jabatan. dan “Tanggungjawab Pidana dan Perdata Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan” (Dalam Teori & Praktek).
Ketiga buku yang masing-masing satu judul diserahkan dua unit itu, langsung diterima Kepada Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Siantar, Hamzah F Damanik. Didampingi Sekretaris Disarpur, Charles Siregar.
Dr Sarbudin menjelaskan, buku pertama merupakan studi kasus mantan Wali Kota Siantar Ir Kurnia Saragih. Buku kedua, masalah auditor korupsi di Indonesia berbasis nilai keadilan. “Ini kan ada dua, auditor dan BPKP, siapa yang berwenang melakukan kerugian negara itu,” ujarnya.
Buku ketiga masalah tanggungjawab pidana kecelakaan lalulintas. Dikatakan, banyak masyarakat biasa, penegak hukum maupun pengusaha belum mengetahui hak-hak dan kewajibannya bila terjadi kasus kecelakaan lalulintas.
“Untuk menetapkan kasus kecelakaan lalu lintas siapa tersangka di TKP tanpa ada saksi. Ada kecelakaan. Untuk menetapkan tersangka meski meninggal dapat diketahui siapa tersangka dengan melihat titik tabraknya,” kata Sarbudin Panjaitan.
Lebih lanjut, Sarbudin Panjaitan mengatakan, satu judul buku itu ditulis selama 4 bulan lebih. Cetakan tahun 2015, 2010 dan 2022. Sementara, saat ini Sarbudin Panjaitan sedang menyusun buku berjudul, “Diskresi Kepala Daerah Prespektif Hukum Pemerintahan Hukum Administrasi Negara dan Hukum Pidana”.
Saat menyerahkan buku, Sarbudin Panjaitan yang diketahui sebagai pengurus MUI Kota Siantar Bagian Hukum tersebut mengatakan, ketiga buku percetakan di Pulau Jawa itu sudah digunakan para dosen dan mahasiswa di sejumlah universitas di Pulau Jawa.
“Masak di kampung kita ada beberapa universitas tidak saya sumbangkan. Sekaligus untuk menambah daya tarik para adik-adik mahasiswa meningkatkan perkuliahan dan menambah ilmu,” ujar Sarbudin Panjaitan yang juga staf ahli Komisi I DPRD Siantar itu.
Sementara, Kepala Disarpus Hamzah Damanik mengucapkan terimakasih atas pemberian buku dimaksud. Bahkan, diharap dapat menggugah pihak lain menyumbangkan buku buku-lainnya. Termasuk buku-buku sejarah maupun gambar tentang kota Siantar di masa lalu.
“Penyerahan buku ini berkaitan juga dengan program Bangku Panglima atau Sumbang Buku demi Peningkatan Angka Literasi Masyarakat,” kata Hamzah setelah menerima buku.
Sebelumnya, pihak perpustakaan mengajak Sarbudin Panjaitan dan rekan menyaksikan gambar-gambar dokumenter Kota Siantar di masa lampau di studio mini Perpustakaan.
Kemudian, mengamati kondisi perpustakaan yang tampak bersih serta rapi dengan berbagai koleksi buku-buku dari berbagai disiplin ilmu. “Kita masih menunggu berbagai pihak untuk menyumbangkan buku-buku lainnya,” ujar Hamzah Damanik. (In)






