SIANTAR SENTERNEWS
Keluarga Besar PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar berduka atas meninggalnya salah seorang pengurus PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat, Nur Alamsyah Daulay yang tutup usia 52 tahun.
Di rumah duka, Jalan Gunung Simanuk Manuk, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat itu, keluarga besar PAC pemuda Pancasila Kecamatan Siantar Barat melayat dengan penuh haru atas kepergian almarhum yang juga dikenal sebagai tulang dari Andika Prayogi Sinaga, Ketua PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat.
Saat acara pemberangkatan dari rumah duka yang ditandai dengan kata sambutan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat, almarhum diberangkatkan ke Masjid Raya, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat untuk di sholatkan.

Selanjutnya, keluarga besar Pemuda Pancasila yang mengenakan seragam loreng oranye bersama sama mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan di pemakaman umum Jalan Pane, Kota Siantar.
Dari sela sela acara tersebut, Penasehat PAC Pemuda Pancasila Rahmad Hidayat Lubis mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat dan para pentakjiah yang hadir.

Kemudian, terimakasih juga disampaikan kepada seluruh rekan juang Pemuda Pancasila PAC Siantar Barat. “Semoga keluarga yang ditinggalkan selalu tabah dan tawaqal dalam menghadapi musibah ini,” katanya.
Terpisah, Andika Prayogi Sinaga sebagai Ketua PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat sekaligus sebagai keluarga, mengucapkan terimakasih kepada seluruh rekan juang atas peran serta dan partisipasinya dalam rangka pelaksanaan fardukifayah almarhum.

“Terimakasih kepada semua pihak yang turut membantu pelaksanaan fardu kifayah terhahap tulang saya sampai ke pemakaman. Hanya Alllah SWT yang dapat membalasnya, ”kata Andika Prayogi Sinaga yang juga dikenal sebagai anggota DPRD Siantar.
Dijelaskan, saat ada keluarga pengurus maupun anggota masyarakat yang meninggal dunia, keluarga besar Pemuda Pancasila Siantar Barat selalu hadir dan mengantar sampai kepersistrahatan terakhir.
“Kegiatan itu bukan sekedar rutinitas. Tetapi sebagai pengabdian yang tulus untuk membantu masyarakat yang sedang berduka,” kata Andika Prayogi Sinaga mengakhiri. (Ad)






