Untuk mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Wali Kota Siantar tahun 2024 mendatang dan meningkatkan semangat Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Siantar, Pemko diminta menambah anggaran pada Rancangan APBD Siantar Tahun Anggaran 2024.
Anggaran Pilkada Wali Kota yang diusulkan sebesar Rp 32,8 miliar, diminta ditambah menjadi Rp 35 miliar. Dan, anggaran untuk Paskibra sebesar Rp 1,4 miliar juga ditambah agar personel Paskibra dapat lebih semangat lagi.
Pernyataan itu terungkap melalui rapat kerja Komisi I DPRD Siantar dengan Badan Kesatuan Lembaga Politik (Kesabangpol) Kota Siantar. Dipimpin Ketua Komisi I, Andika Prayogi Sinaga di ruang rapat fraksi DPRD Siantar, Senin (13/11/2023).
“Kita melihat, anggaran Pilkada dalam Rancangan APBD Siantar 2024, masih kurang memadai untuk melakukan berbagai program,” kata Ilhamsyah Sinaga dari Komisi I DPRD Siantar.
Sementara, soal penambahan anggaran Paskibra, suatu hal yang penting mengingat personel Paskibra yang berasal dari berbagai sekolah di Kota Siantar itu, bagian terpenting bagi Pemko Siantar. Terutama saat melakukan tugas pada HUT Kemerdekaan RI.
Dijelaskan juga, pada APBD Siantar 2022 lalu, ada pengurangan dana Paskibra yang seharusnya itu tidak terjadi. Karena, Paskibra harus menjadi perhatian plus. Bukan hanya soal kesehatan para personel, lebih dari itu harus diberi penghargaan.
“Bukan karena saya salah seorang orang tua dari personel Pasakibra. Tapi, kalau saya mengamati, mereka harus melakukan latihan ekstra keras. Pulang ke rumah sampai malam hari sudah keletihan. Bahkan, informasinya ada yang muntah-muntah,” kata Ilhamsyah lagi.
Kondisi Paskibra jangan seperti tahun sebelumnya. Setelah menunai tugas dengan sukses, malah hanya diajak makan dan poto-poto dengan Wali Kota. Tidak diajak berwisata menghilangkan kelelahan selama mulai latihan sampai sukses melaksanakan tugas kenegaraan.
“Tanggungjawab Paskibra itu berat. Bahkan, setelah sukses melaksanakan tugas, mereka sampai menangis karena terharu dan bangga,” imbuh Ilhamsyah.
Hal senada disampaikan Ketua Komisi I, Andika Prayogi. Anggaran utnuk Pilkada yang masuk dari dana hibah tersebut sudah selayaknya ditambah. Sehingga, program yang Bawaslu, KPU dan Polri sebagai penjaga situasi Kota Siantar aman dan kondusif selalu terwujud dengan baik.
Demikian juga dengan anggaran Paskibra juga perlu ditambah untuk pemberi semangat kepada personel yang melaksanakan tugas kenegaraan. Sekaligus sebagai sikap perhatian dari Pemko Siantar dan tahun 2024 bisa tampil lebih maksimal.
“Khusus soal penambahan anggaran itu, tentu bisa diupayakan. Misalnya, melakukan penggeseran atau rasionalisasi anggaran dari Belanja Pegawai,” ujar Andika Prayogi Sinaga sembari mengatakan bahwa penambahan anggaran tersebut menjadi rekomendasi Komisi I untuk dibahas pada rapat Badan Anggaran (Banggar).
Sebelum rapat kerja pembahasan Rancangan APBD Siantar 2024 ditutup, Kepala Bagian Kesbangpol, Ali Akbar Siregar mengatakan, soal uang saku personel Paskibra pada tahun 2023 ada ditampung. Namun demikian, soal penambahan anggaran dimaksud diharap dapat terealisasi. (In)






