Senter News
Senin, 23 Maret 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Surat suara dihitung ulang

Surat suara dihitung ulang

Kotak Suara Dibongkar, Ada Penggelembungan Suara Pilpres

Penulis: Redaksi Senternews.com
17 Februari 2024 | 22:33 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS  

Rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan suara  tingkat kecamatan se Kota Siantar, di seluruh kantor Camat ternyata penuh dinamika. Selain ada yang protes karena salah angka, malah ada kotak suara yang terpaksa harus dibongkar atau dibuka, Sabtu (17/2/2024).

Selain karena sempat ada tudingan terjadi penggelembungan suara yang cukup besar terhadap pasangan calon (Paslon) Presiden Nomor Urut 02, kotak suara harus dibongkar karena ada  jumlah perhitungan surat suara mencurigakan.

Karena situasi tersebut,  muncul berbagai intrupsi dari sejumlah saksi partai politik dan  saksi Paslon Pilpres. Seperti  rapat pleno yang berlangsung untuk Kecamatan Siantar Barat   di kantor Camat Siantar Barat.

Terkait  dugaan penggelebungan suara untuk paslon Presiden nomor urut 02 itu, terjadi di TPS  1, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat. Saat dilakukan rekapitulasi perhitungan suara untuk Calon Presiden, sejumlah saksi  heran karena perolehan suara untuk Paslon Presiden 02 itu begitu besar.

Disebut begitu besar karena jarak perolehan suara dengan  nomor urut 01 dengan 02 begitu besar. Demikian juga antara  02 dengan 03.  Paslon 02  tertulis 830 suara. Sedangkan untuk  01 sebanyak 29 suara dan untuk 03 sebanyak 50 suara.

Penggelembungan suara itu sangat mencurigakan karena jumlah pemilih saja sekitar 200 lebih.  Bagaimana muncul suara untuk Paslon 02 sebanyak 830 suara? Karena situasi tersebut, saksi  Paslon 01 dengan 03  melakukan protes. Sehingga, acara perhitungan suara sempat terkendala.

Karena tidak ada solusi atau keterangan yang jelas dari Panitia Pemilih Suara (PPS)  TPS 1 Kelurahan Proklamasi, para saksi minta supaya kotak suara dibongkar dan pimpinan rapat pleno dari Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) setuju.

Setelah kotak suara yang memang disegel itu dibuka dan surat suara  dihitung ulang, perolehan  suara untuk Paslon 02 hanya 135 suara. Karena situasi tersebut, suasana rapat pleno sempat riuh. Namun, berhasil diredam dan perhitungan suara kembali dilanjutkan.

Saksi protes supaya kotak suara dibuka agar surat suara dihitung ulang

Hal lain yang membuat rapat pleno sedikit tersendat, berlangsung saat perhitungan suara untuk Pilpres di Kantor Camat Siantar Utara. Masalahnya, saksi curiga ada surat suara  rusak sebanyak 9 lembar. “Ini perlu pembuktian dan saya mohon supaya kotak suara dibuka,” kata Jefry Pakpahan saksi dari Paslon Pilpres 01.

Selanjutnya, Sahat Damanik sebagai  Ketua PPK Siantar Utara yang memimpin  rapat pleno sempat bertanya apakah setuju  kotak suara dibuka atau dibongkar. Ternyata, Panwascam dan para saksi lainnya setuju.

“Setelah dilakukan perhitungan surat suara, suara yang disebut rusak sebanyak sembilan lembar itu tidak terbukti. Karena, tidak ada surat suara yang rusak. Untuk itu, Ketua PPS 4 Kelurahan Melayu sempat menyatakan bahwa itu kesalahan teknis.

“Mohon maaf, mungkin karena keletihan dan begadang sampai larut malam, ada kesalahan tulisan. Tapi, pada dasarnya, kesalahan itu tidak mempengaruhi perolehan suara masing-masing Paslon,” ujar Ketua TPS bermarga Lubis.

Di sela-sela perhitungan suara untuk Pilpres itu,  saksi Paslon 01, Jefri Pakpahan  kepada media ini mengatakan,  di TPS 20 Kelurahan Melayu sempat terjadi penggelembungan suara untuk Paslon 02 sebanyak 600-an suara.

”Di TPS 202 Kelurahan Melayu itu, kita sempat curiga, perolehan suara untuk Paslon 02 sebanyak 854 suara. Itu kita lihat dari situs KPU. Padahal, mana mungkin  ada pemilih sebanyak 800-an lebih satu TPS. Jadi, kita tunggu apakah perhitungan suara itu sudah dirobah atau tidak,” kata Jefri.

Ternyata, saat dilakukan perhitungan suara untuk Pilpres di TPS 20 Kelurahan Melayu, apa yang dikawatirkan Jefri Pakpahan meleset. Karena, perolehan suara untuk Paslon 02 sudah diperbaiki. “Setelah dilakukan perhitungan suara di TPS 20 itu, ternyata, sudah ada perbaikan suara untuk paslon 02. Jadi, kita tidak perlu protes lagi,” kata Jefri.

Selanjutnya, di sela-sela perhitungan suara untuk Paslon Pilpres, muncul pertanyaan, apakah saksi dari partai politik boleh mengajukan protes terhadap perolehan surat suara untuk Pilpres. “Kalau saksi partai politik sebenarnya tidak boleh mengajukan protes terhadap Pilpres,. Jadi ini, harus dibatasi,” kata Budiman Saragih dari saksi Partai Gerinda.

Pernyataan tersebut akhirnya menuai protes dari saksi partai politik lainnya. Karena semua saksi yang punya rekomendasi berhak melakukan pengawasan. “Apakah kita membiarkan kalau terjadi kecurangan perhitungan suara?” ujar Jefri.

Kemudian, saat terjadi perdebatan, Jon Andi Purba sebagai Panwascam Kecamatan Siantar Utara mengatakan, tidak perlu didebatkan soal hal yang tidak esensial. Pada dasarnya, semua saksi dapat memiliki hak suara untuk mengajukan pertanyaan maupun pernyataan.

“Kita tidak perlu membatasi saksi, ketentuannya, semua dapat berbicara,” katanya dan pimpinan rapat pleno dan para saksi lainnya menyatakan setuju dan rekapitulasi perhitungan suara kembali dilanjutkan meski tetap ditemukan kesalahan dengan alasan salah tulis. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, Resmi Diserahkan DPRD Siantar ke  Kejagung  

5 Maret 2026 | 14:42 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Siantar, resmi...

Read moreDetails
Juru Bicara  Fraksi DPRD Siantar
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Rp 14,5 Miliar, Mayoritas Fraksi Setuju ke Kejagung

26 Februari 2026 | 22:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar yang...

Read moreDetails
Pansus serahkan hasil kerja kepada pimpinan DPRD S|iantar
HEADLINE

Kasus Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar Menyalahi & Pansus DPRD Siantar Minta Disampaikan ke Kejagung

26 Februari 2026 | 14:06 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait  pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar lebih yang dilakukan Pemko Siantar diminta  agar dilaporkan kepada...

Read moreDetails
HEADLINE

Meski Kenaikan NJOP 1.000 Persen Sudah Ditinjau, Malah Ada Tambah Naik

13 Februari 2026 | 08:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dari hasil peninjauan kembali terkait kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (JOP) yang dilakukan Pemko Siantar, ada yang mengalami...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Perempuan Warga Siantar Timur Meninggal Ditabrak Kereta Api

22 Maret 2026 | 19:12 WIB
ANEKA RAGAM

Suasana Masih Lebaran, Pedagang Ikan Basah di Pajak Parluasan Siantar Sepi

22 Maret 2026 | 09:22 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H di Halaman Kantor Bupati

22 Maret 2026 | 08:54 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Wisatawan Meningkat 40 Persen, “Periksa Ketat Alat Kelayakan Keselamatan di Pelabuhan”

21 Maret 2026 | 20:14 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun Lakukan Pengecekan Kapal Wisata: “Utamakan Keselamatan”

21 Maret 2026 | 17:46 WIB
ANEKA RAGAM

Walikota Siantar  Bersama Unsur Forkopimda Lepas  Pawai Takbir  Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

21 Maret 2026 | 08:18 WIB
ANEKA RAGAM

Pawai Obor 1000 Obor BKM Masjid Raya Siantar Semarakkan Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1447 H

21 Maret 2026 | 08:16 WIB
ANEKA RAGAM

Sholat Idul Fitri 1447 H Muhammadiyah Kota Siantar, Aman dan Kondusif

20 Maret 2026 | 10:04 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Pintu Tol Panei Dibuka 07.00 WIB Sampai 21.00 WIB

19 Maret 2026 | 22:50 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Live Report Kapolres: Arus Lalu Lintas Meningkat, Jalur Lingkar Luar Parapat Bantu Urai Kemacetan

19 Maret 2026 | 19:48 WIB
NASIONAL

Di Bawah Bayang-Bayang Teror: Masa Depan Demokrasi Dipertaruhkan

18 Maret 2026 | 22:39 WIB
HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata